Hebat, Pengembangan Pelabuhan Panasahan, Telan APBN Rp1,1 Triliun

Penulis -

Jumat, 2 November 2018 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Rencana pengembangan Pelabuhan Panasahan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menunggu gambar situasi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Nuzirwan mengatakan, saat ini gambar situasi belum keluar. Adanya gambar tersebut adalah ketentuan dari Kementerian Perhubungan.

“Artinya, kita masih menunggu adanya gambar situasi itu,” ungkap Nuzirwan kepada Prokabar.com di Painan, Jumat (2/11).

Kementerian Perhubungan berencana mengembangkan kawasan Pelabuhan Panasahan. Perluasan kawasan akan mencapai 12 hektare.

Sesuai rencana, untuk pengembangan, pemerintah pusat bakal mengucurkan alokasi dana pembangunan hingga mencapai Rp1,1 triliun.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Pembiayaan yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut rencananya dialokasikan dalam dua tahun anggaran, mulai 2019 hingga 2020.

Tak hanya gambar situasi, lanjutnya, pemerintah pusat juga mengisyaratkan agar pemerintah daerah merubah detail enginering design (DED) pelabuhan.

Selain itu, pemerintah daerah juga wajib merubah Rencana Induk Pengembangan Pelabuhan (RIPP). Sebab, pemerintah pusat menilai DED dan RIPP kawasan Panasahan tidak berlaku lagi.

“Saat ini, kedua syarat itu telah kami kerjakan. Biaya keduanya mencapai Rp4 miliar. Mudah-mudahan rampung akhir tahun ini,” ujar Nuzirwan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Menurutnya, pengembangan Pelabuhan Panasahan merupakan bagian program tol laut Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Panasahan bakal dijadikan sebagai salah satu penyangga Pelabuhan Teluk Bayur, utamanya untuk menampung seluruh Crude Palm Oil (CPO) dari Bengkulu dan Pessel.

Lebih dari itu, pengembangan kawasan Pelabuhan Panasahan pun masuk dalam satu dari sekian bantuk rencana stragtegis pembangunan nasional.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Untuk Pessel, selain Panasahan yang jadi proyek strategis nasional lainnya adalah Mandeh, Jalan Bayang-Alahan Panjang dan Kambang-Muara Labuh,” sebutnya.

Untuk pengelolaan pelabuhan, nantinya pemerintah daerah nantinya bakal membicarakannya dengan PT Pelindo II atau mendirikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khusus pelabuhan.

Adanya pelabuhan yang representatif di Pessel, ia optimis dapat mendongkrak perekonomian daerah, utamanya bagi masyarakat sekitar kawasan pelabuhan.

“Sebab, nanti di sana akan dibangun kawasan pegudangan, tentu ekonomi daerah akan lebih menguat,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB