Hebat, Pemkab Pessel Kembangkan Program IPDMIP Tahun 2019

Penulis -

Rabu, 24 Oktober 2018 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), bakal mengembangkan program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project (IPDMIP) atau program pengembangan dan pengelolaan irigasi partisipatif terintegrasi, dalam mendorong hasil dan produktivitas pertanian, di daerah itu.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Pessel, Jumsu Trisno mengatakan, pengembangan dan pengelolaan irigasi partisipatif terintegrasi atau IPDMIP merupakan salah satu program kerja dari empat kementerian, yakni Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Kementerian Dalam Negeri dan Bappenas.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Tahun 2019 akan dimulai, karena memang pengelolaan irigasi di Pessel sangat butuh dilakukan secara komprehensif. Dan program ini salah satunya, untuk meningkatkan perbaikan irigasi yang ada,” ujarnya.

Ia menjelaskan, komponen aktivitas dalam program IPDMIP, diantaranya akan meliputi perbaikan pengelolaan irigasi, perbaikan sistem usaha tani,  dan perbaikan mata rantai keuangan yang dibutuhkan petani dalam bertani.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Intinya program ini untuk meningkatkan produksi dan peningkatan kesejahteraan petani. Jadi kita harap, petani bisa terbantu nanti dengan pengembangan progran ini,” jelasnya.

Menurutnya, pengembangan program tersebut didanai melalui pinjaman dari Asian Developtment Bank (ADB). Tahun 2019, Pesisir Selatan menganggarkan sebesar Rp 45 miliar. Namun, untuk realisasinya Pemkab Pessel terlebih dahulu harus mendanai dengan APBD.

“Intinya dilaksanakan dulu dengan APBD. Setelah terlaksana diganti dengan IPDMIP, yang bersumber dari ADB, terangnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Lanjutnya, dengan realisasi program IPDMIP ini, Pemkab Pessel menargetkan perbaikan irigasi di daerah tersebut bisa teratasi seluas 6000 hektare lahan pertanian masyarakat. Kerena memang, sampai tahun 2018 ini, hanya 40 persen yang bisa diperbaik.

“Semoga program ini bisa bermanfaat bagi petani dan mewujudakan visi dan misi pemerintah, khususnya yang digencarkan Bupati kita dalam meningkatkan kesejahteraan petani,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB