Pasaman, Prokabar – Kabupaten Pasaman kembali menggeliat di Provinsi Sumatera Barat. Di Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan Jambore PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasaman berhasil meraih Juara Umum dalam lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 untuk kategori kabupaten.
Prestasi ini diraih melalui sejumlah capaian gemilang seperti juara III lomba tertib administrasi dan lelembagaan. Juara I lomba pola asuh anak dan remaja di era digital. Juara I, kampung mandiri dan juara II lomba kawasan aku hatinya PKK.
Sebelumnya, Penilaian Lomba Gerakan PKK tersebut dilaksanakan di Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, yang menjadi lokasi pelaksanaan penilaian pada tahun 2026.
Tak hanya sampai disitu, Tim yang diketuai oleh Lusi Welly Suhery itu juga berhasil memborong tiga juara 1 sekaligus, ditambah juara 2, juara 3 serta sejumlah prestasi dalam Jambore Kader PKK ke-XXII di Kota Bukittinggi, yang diselenggarakan di Gedung Bung Hatta Bukittinggi.
“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur. Prestasi ini bukan keberhasilan saya pribadi maupun pengurus saja. Ini adalah hasil kerja keras seluruh kader TP PKK Kabupaten Pasaman,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Pasaman Welly Suhery, turut serta mengapresiasi keberhasil TP PKK Kabupaten Pasaman ini.
“Keberhasilan TP PKK sebagai sebuah kebanggaan besar yang lahir dari kerja keras dan kekompakan seluruh kader. Ini luar biasa dan patut kita banggakan,” kata orang nomor satu di Pasaman ini.
Bupati Welly menegaskan, prestasi tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni dan piala semata.
“Saya berharap prestasi ini menjadi energi baru. Terus bergerak, berinovasi dan menghadirkan program yang benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Yudesri. Ia turut menyampaikan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih Kabupaten Pasaman.
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama. Namun yang lebih penting adalah bagaimana capaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kegiatan dan program PKK sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” harapnya. (RH)
















