Hebat, Nagari Kapuh Utara Bangun Jalan Usaha Tani

Penulis -

Senin, 18 Maret 2019 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Nagari Kapuh Utara, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), berhasil membangun jalan usaha tani dengan panjang 1.100 meter pada tahun 2018 kemaren.

Wali Nagari Kapuh Utara, Yan Kenedi mengatakan, jalan usaha tani ini panjang 1.100 meter dengan lebar 4 meter, dalam rangka memperlancar arus lalu lintas sekaligus mendukung aktifitas para petani untuk menuju lahan pertaniannya masing-masing.

Jalan usaha tani ini menelan biaya sebesar Rp70 juta, berasal dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018, ditambah swadaya dari masyarakat berupa tenaga dan konsumsi, ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Keadaan fisiknya terlihat sangat baik, sehingga sangat memuaskan banyak petani, dengan pengerjaan yang dilakukan melalui swakelola oleh warga setempat,” ujar Yan Kenedi Senin (18/3) kepada Prokabar.com.

Pembangunan jalan usaha tani ini, dilakukan sebagai upaya bentuk memenuhi sarana yang dibutuhkan masyarakat, terutama para petani. Agar mereka bisa lebih mudah dan cepat  dalam melalukan berbagai aktifitasnya sehari-hari.

Apabila mereka terpenuhi sarana dan prasarananya, diharapkan akan lebih semangat dalam mengelola lahan dan dapat memaksimalkan potensi yang ada.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ke depan dengan telah dibangunnya jalan usaha tani, hasil panen lebih meningkat. Infrastruktur untuk mengangkut padi dan komoditi lainnya  yang dihasilkan petani telah tersedia, ungkapnya.

“Itulah bentuk dukungan Pemerintah Nagari dalam rangka ikut menyukseskan swasembada pangan. Jalan usaha tani yang sudah kami bangun dengan anggaran yang tidak sedikit ini, dapat dimaksimalkan penggunaannya,” ujarnya Pance sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan, kendaraan roda dua dan empat sangat leluasa untuk masuk ke area lahan pertanian, namun perlu diingat jangan melebihi tonase. Karena jalan yang kita miliki merupakan bagian dari aset yang harus kita jaga dan pelihara sebaik-baiknya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Tanggungjawabnya berada di tangan kita bersama, semuanya berasal dari kita, oleh kita dan untuk kita, termasuk fasilitas dan sarana lainnya. Namun kami yakin dan percaya masyarakat Nagari Kapuh sangat bangga dan mencintai kampung halamannya,” ungkapnya lagi.

Selain rasa memilikinya sangat tinggi, juga semangat kebersamaan dan gotong-royongnya yang tidak pernah padam, itu yang senantiasa tetap nampak dan terasa, tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB