Daerah

Hebat, Nagari Kapuh Utara Bangun Jalan Usaha Tani

Pessel, Prokabar – Nagari Kapuh Utara, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), berhasil membangun jalan usaha tani dengan panjang 1.100 meter pada tahun 2018 kemaren.

Wali Nagari Kapuh Utara, Yan Kenedi mengatakan, jalan usaha tani ini panjang 1.100 meter dengan lebar 4 meter, dalam rangka memperlancar arus lalu lintas sekaligus mendukung aktifitas para petani untuk menuju lahan pertaniannya masing-masing.

Jalan usaha tani ini menelan biaya sebesar Rp70 juta, berasal dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018, ditambah swadaya dari masyarakat berupa tenaga dan konsumsi, ungkapnya.

“Keadaan fisiknya terlihat sangat baik, sehingga sangat memuaskan banyak petani, dengan pengerjaan yang dilakukan melalui swakelola oleh warga setempat,” ujar Yan Kenedi Senin (18/3) kepada Prokabar.com.

Pembangunan jalan usaha tani ini, dilakukan sebagai upaya bentuk memenuhi sarana yang dibutuhkan masyarakat, terutama para petani. Agar mereka bisa lebih mudah dan cepat  dalam melalukan berbagai aktifitasnya sehari-hari.

Apabila mereka terpenuhi sarana dan prasarananya, diharapkan akan lebih semangat dalam mengelola lahan dan dapat memaksimalkan potensi yang ada.

Ke depan dengan telah dibangunnya jalan usaha tani, hasil panen lebih meningkat. Infrastruktur untuk mengangkut padi dan komoditi lainnya  yang dihasilkan petani telah tersedia, ungkapnya.

“Itulah bentuk dukungan Pemerintah Nagari dalam rangka ikut menyukseskan swasembada pangan. Jalan usaha tani yang sudah kami bangun dengan anggaran yang tidak sedikit ini, dapat dimaksimalkan penggunaannya,” ujarnya Pance sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan, kendaraan roda dua dan empat sangat leluasa untuk masuk ke area lahan pertanian, namun perlu diingat jangan melebihi tonase. Karena jalan yang kita miliki merupakan bagian dari aset yang harus kita jaga dan pelihara sebaik-baiknya.

“Tanggungjawabnya berada di tangan kita bersama, semuanya berasal dari kita, oleh kita dan untuk kita, termasuk fasilitas dan sarana lainnya. Namun kami yakin dan percaya masyarakat Nagari Kapuh sangat bangga dan mencintai kampung halamannya,” ungkapnya lagi.

Selain rasa memilikinya sangat tinggi, juga semangat kebersamaan dan gotong-royongnya yang tidak pernah padam, itu yang senantiasa tetap nampak dan terasa, tutupnya.(min)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top