Hebat, Dinas Perikanan Pariaman Bentuk Petani Ikan Mandiri

Penulis -

Rabu, 8 Agustus 2018 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar – Dinas Perikanan Kota Pariaman latih empat kelompok tani peternak ikan membuat pakan ikan secara mandiri, di Desa Kampung Tangah, Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumbar (8/8). Program GERPARI (Gerakan Pakan Ikan Mandiri) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut direalisasikan melalui APBD Pariaman guna percepatan kemajuan perikanan.

Kepala Bidang Perikanan dan Budidaya Dinas Perikanan Pariaman, Ferialdi menyebutkan kegiatan menyusun formasi agar petani dapat membuat pakan ikan secara mandiri. Berharap tidak lagi bergantung dengan pakan pabrikan.

“Mereka ini belum memiliki skill membuat namun telah beberapa kali mendapatkan pelatihan. Realisasi teori tersebut kali ini perdana dilakukan. Berharap mereka tidak lagi bergantung pada pakan ikan pabrikan dengan harga cukup tinggi,” kata Ferialdi didampingi dua stafnya Adrian dan Andri.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Bahan baku lanjutkan, diprioritaskan dari bahan yang ada di alam sekitar dan mudah didapat. Seperti ampas dedaunan dan sesayuran, ampas tempe dan tahu, ampas jagung, ampas kedelai, dedak dan tepung ikan.

“Biasanya harga pakan ikan atau pelet di jual hasil pabrikan dari Rp9 ribu sampai Rp11 ribu. Bila petani ikan mampu memproduksi sendiri, dikalkulasikan senilai Rp6 ribu. Sangat jauh perbandingannya mengurangi ongkos produksi petani ikan nantinya,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, saat ini kelompok budidaya ikan yang aktif di Pariaman sekitar 23 kelompok, bila secara individu bisa mencapai 700-san. “Selain petani ini mendapat pelatihan dan mesin pencetak perkelompok, mereka juga mendapat bantuan lainnya secara stimulan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ketua Asosiasi Pakan Mandiri Nasional, Syafruddin Darmawan selaku narasumber dan pelatih menyebutkan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI sangat mendorong petani ikan untuk mandiri memproduksi pakan ikan, sehingga tidak bergantung lagi pada pakan pabrikan. “Petani biasanya mengeluarkan biasa yang besar untuk membeli pakan ikan. Bila mereka mandiri, jelas sangat membantu mereka dan kelompok budidaya lainnya,” kata Syafruddin.

Hal tersebut dibenarkan Ketua Kelompok Budidaya Ikan Tambak Berlian, Yusra. Sebagai peserta, ia mengaku sangat terbantu beberapa kali pelatihan mulai secara teori hingga praktek lapangan kali ini. “Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Setelah banyak pelatihan teori dan bantuan mesin, kali ini menciptakan sendiri pakan ikan dari bahan yang tidak sulit didapat, namun kualitas dan harga hampir sama dengan pakan di beli biasanya,” kata Yusra.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Senada dengan, Hasan Basri, Ketua Kelompok Tambak Saiyo Sungai Pasak. “Kami berterimakasih sekali dengan Pemerintah Kota Pariaman, telah serius membimbing kami dalan banyak hal. Apalagi praktek pembuatan pakan ikan kali ini. Harga pakan dijual di pasaran cukup tinggi, sehingga membutuhkan biaya produksi yang tinggi pula. Setelah kami mampu memiliki skill menciptakan pakan sendiri, jelas akan meningkatkan produksi kami nantinya,” tutup Hasan. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB