HDI : Listrik Sumbar Siap Hingga 5 Tahun Kedepan

Penulis -

Sabtu, 25 Mei 2019 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Ketersediaan daya listrik di Sumbar makin menyenangkan investor. Jika bangun hotel atau industri apa pun, PLN siap menyediakan daya listriknya. Bahkan kesiapan itu diperkirakan hingga lima tahun ke depan.

Kabar baik itu terungkap dalam dialog antara Anggota DPD RI DR. Ir. H. Herman Darnel Ibrahim, M.Sc dengan jajaran PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumbar, Jumat (24/5). General Manager PLN Bambang Dwiyanto melakukan ekspose didampingi empat senior manager PLN wilayah Sumbar.

Ketersediaan listrik Sumbar itu berasal dari PLTU 424 MW, PLTA 243 MW, PLTG 49 MW dan PLTMH 26 MW. Totalnya mencapai 742 MW. Jumlah itu masih akan terus bertambah dengan makin banyaknya potensi energi terbarukan di Sumbar, seperti panas bumi dan mikro hidro.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Sumbar saat ini ketahanan energinya paling baik di Sumatera,” kata Bambang Dwiyanto.

Atas kondisi handalnya ketersediaan listrik PLN di Sumbar, Herman Darnel Ibrahim meminta Pemerintah Daerah, baik provinsi dan kabupaten/kota memanfaatkan posisi itu sebagai bagian dari promosi daerah.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Jika Pak Gubernur merayu investor, salah satu daya saing yang bisa dibanggakan adalah jaminan ketersediaan listrik, baik untuk perhotelan maupun industri lainnnya,” kata Herman Darnel Ibrahim.

Untuk jangka panjang, PLN terus meningkatkan kehandalan jaringan dan distribusi listrik di Sumbar. Konkritnya PLN membangun GIS Kota Padang, GI Bingkuang, GI Sungai Rumbai, GI Tapan, GI Lubuk Sikaping dan GI Ujung Gading. Tujuannya agar penyediaan listrik handal dan tidak ada padam-padamnya.

Dalam dialog Senator Herman Darnel Ibrahim dengan PLN Sumbar ini juga terungkap adanya kendala tanah dalam pembangunan GI, terutama menyangkut tanah ulayat. Karena itu, Herman Darnel Ibrahim dan Bambang Dwiyanto sepakat akan melakukan pendekatan melalui Pemda dan ninik mamak.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Saat ini PLN Unit Induk Wilayah Sumbar memiliki pelanggan 1,3 juta dengan berbagai Kategori yaitu industri, masyarakat dan rumah ibadah. Dalam Ramadhan 1440 H ini, PLN mengadakan bulan diskon 50 persen untuk tambah daya dan khusus rumah ibadah diskon 100 persen untuk pelayanan tambah daya. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB