Hati hati, Buah Rock Melon

Penulis -

Jumat, 9 Maret 2018 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Antisipasi peredaran buah tercemar bakteri, Dinas Ketahananan Pangan Sumbar dan BPOM Kota Padang melakukan inspeksi mendadak disejumlah agen buah dan retail modern di Kota Padang, Jumat (9/3) siang. Dalam sidak ini petugas mengamankan beberapa buah melon yang merupakan jenis rock melon atau cantaloupe impor dari Australia.

Buah impor dibawa ke laboratorium BPOM Kota Padang untuk dilakukan pengujian.

Dari Inspeksi mendadak, petugas menemukan sejumlah buah melon berlogo rock melon, yang diduga merupakan buah impor dan mengandung bakteri. Sidak dimulai dari kawasan Pondok, Alang Lawas, Parak Gadang, hingga disalah satu ritel modern di area penjualan buah swalayan Ramayana.

“Sejumlah buah berlogo rock melon kita amankan, untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Buskar Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan, Dinas Pangan Sumbar pada prokabar.com.

Buskar menghimbau kepada pedagang buah, tidak menjual buah tersebut. “Hingga hasil labor keluar, penjual buah diharapkan tidak perdagangkan buah berlogo buah rock melon,” himbaunya.

Impor buah Rock Melon dihentikan pemerintah, karena Kontaminasi bakteri listeria monocytogenes. Akibat bakteri ini, di Australia telah mengakibatkan 4 orang meninggal dunia. (alr)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB