Tokyo, prokabar – Timnas Brasil lolos ke final sepakbola putra Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengalahkan timnas Meksiko lewat adu penalti, 4-1, Selasa (3/8) petang. Selama 120 menit, kedua tim bermain imbang tanpa gol
Dalam adu penalti tersebut, empat pemain Brasil berhasil mencetak gol sedangkan tiga dari empat eksekutor timnas Meksiko gagal mencetak gol.
Dengan kemenangan ini, Brasil untuk kali kedua secara beruntun berhasil ke final sepak bola Olimpiade setelah kali terakhir meraihnya dan tampil sebagai juara pada Olimpiade Rio De Janeiro 2016 lalu.
Ini juga merupakan final yang kelima bagi Brasil dalam sejarah mereka di ajang Olimpiade. Sebelumnya, mereka ke final pada Olimpiade 1984, 1988, 2012, dan juga 2016 lalu.
Namun, dari deretan final tersebut, hanya sekali mereka meraih emas yaitu pada 2016. Karena itu, sukses mereka ke final membuka peluang untuk meraih emas Olimpiade secara beruntun.
Ini juga merupakan final yang kelima bagi Brasil dalam sejarah mereka di ajang Olimpiade. Sebelumnya, mereka ke final pada Olimpiade 1984, 1988, 2012, dan juga 2016 lalu.
Namun, dari deretan final tersebut, hanya sekali mereka meraih emas yaitu pada 2016. Karena itu, sukses mereka ke final membuka peluang untuk meraih emas Olimpiade secara beruntun.
Pada final kali ini, tidak mudah bagi Brasil untuk memastikan tiket setelah Meksiko memberikan perlawanan ketat.
Hingga 45 menit pertama berakhir, penguasaan bola masih relatif dikuasai oleh timnas Brasil dengan 60 persen untuk Tim Samba dan 40 persen untuk Meksiko.
Brasil juga dominan dari aspek tembakan ke gawang. Richarlison dan kawan-kawan berhasil melepaskan empat tembakan pada babak pertama ini dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang dan hanya satu tembakan melenceng.
Sebaliknya, Meksiko melepaskan empat tembakan dengan hanya dua tempakan yang berhasil mengarah ke gawang.
Dalam pertandingan ini, Brasil bermain dengan pola 4-2-3-1, menempatkan trio Paulinho, Claudinho, dan Richarlison di belakang penyerang Anthony.
Sedangkan dua gelandangnya di depan pertahanan adalah Bruno Guimaraes dan Douglas Luiz. Empat bek terdiri dari Sani Alves, Nino, Diego Carlos, dan Guilherme Arana. Sedangkan timnas Meksiko menempatkan Luis Romo sebagai gelandang bertahan di depan pertahanan.

Pelatih timnas Meksiko, Jaime Lozano, menurunkan Carlos Antuna, Henry Martin, dan Ernesto Vega sebagai tridente dalam pola 4-1-2-3. Sedangkan Jose Esquivel dan Francisco Cordova sebaga gelandang kreatif di belakang mereka.
Pada babak kedua, situasi tidak banyak berubah dari statistik, Brasil tetap menguasai penguasaan bola mencpai 57 persen berbanding dengan 43 persen Meksiko hingga menit ke-70.
Bahkan, tembakan Brasil dari akurasi juga meningkat mencapai empat tembakan ke arah gawang sedangkan Meksiko tiga tembakan ke arah gawang.
Hingga laga dilanjutkan dengan perpanjangan waktu, hasil tetap 0-0. Laga kemudian ditentukan dengan adu penalti dan Brasil menang 4-1.
Final sepak bola putra Olimpiade 2020 akan digelar pada 7 Agustus 2021 nanti di Stadion Internasional Yokohama. Brasil akan bertemu antara pemenang duel Jepang vs Spanyol, yang hingga berita ini dipublikasikan sedang berlangsung.(*)
















