Hasil Screening PTM Kembali Temukan Guru Positif Covid 19

Penulis -

Rabu, 13 Januari 2021 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Seorang guru kembali ditemukan terinfeksi Covid 19 di Tanah Datar. Total tenaga pendidik yang positif Covid 19 sampai saat ini sejumlah 14 orang yang tersebar di berbagai satuan pendidikan tingkat SMA/SMK dan MA di Tanah Datar.

Temuan tersebut masih berdasarkan hasil screening yang dilakukan Dinas Kesehatan terhadap tenaga pendidik yang hendak memulai pembelajaran tatap muka di Januari 2021.

Selain seorang guru, berdasarkan update data orang terkonfirmasi positif Covid 19 yang dikeluarkan Dinkes Tanah Datar, juga dinyatakan seorang tenaga honorer yang positif corona. Namun yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia di RSUD Hanafiah Batusangkar pada 11 Januari kemaren.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Update Rabu, dua orang konfirmasi positif Covid-19, satu orang guru dan satu orang tenaga honorer. Tenaga honorer tersebut meninggal dunia pada 11 Januari di RSUD Hanafiah, dan hasilnya baru keluar tadi, dan hasilnya positif. Hari ini kami sedang melakukan tracing” sebut Roza Mardiah saat dihubungi melalui sambungan telpon, Rabu (13/1).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kedua pasien yang terkonfirmasi tersebut berasal dari satu kecamatan, yaitunya kecamatan Lima Kaum.

“Seorang Guru warga Jorong Koto Gadih Nagari Limo Kaum Kecamatan Lima Kaum, dan seorang tenaga honorer, warga Jorong Cubadak Nagari Cubadak Kec. Lima Kaum,” lanjutnya.

Dengan bertambahnya orang yang terkonfirmasi, maka akumulasi kasus covid 19 di Tanah Datar telah sebanyak 901 orang, dimana 748 sudah sudah sembuh dengan hasil negatif. Sementara meninggal dunia menjadi 31 orang.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Pasien yang masih aktif sekarang mendapatkan perawatan diantaranya, 4 orang dirawat di RSU Bunda BMC Padang, 3 orang dirawat di RSUP M Djamil Padang, 1 orang dirawat di RS Rasidin, 3 orang dirawat di RSAM Bukittinggi, 3 orang dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang, 4 orang dirawat di RSUD Padang Panjang, 4 orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar, 2 orang dirawat di RS Ibnu Sina Bukittinggi, 3 orang isolasi RSUD Padang Panjang dan 97 orang isolasi mandiri,” tutupnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB