Meski Pandemi Covid-19, Hasil Padi Petani di Tanah Datar Justru Meningkat

Penulis -

Selasa, 27 Oktober 2020 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar mencatat, hasil produksi pertanian di tahun 2020 meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Berdasarkan catatan Dinas setempat, dibandingkan tahun 2019, Produksi padi di Tanah Datar berkisar diangka 322.682 ton, namun, ditahun 2020 hasil padi diprediksi akan mencapai 333.077 ton.

Meningkatnya hasil pertanian padi menurut Yendri Agusta, Kasi Produksi Pertanian Dinas Pertanian Tanah Datar, pandemi Covid 19 yang tengah melanda turut menjadi penentu. Selain itu faktor cuaca yang relatif bersahabat juga mendukung hasil pertanian para petani.

Baca Juga :  Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

“Disaat pandemi ini, kegiatan atau aktifitas kan dibatasi, jadi para petani kita lebih fokus untuk bercocok tanam, ini berpengaruh terhadap hasil produksi pertanian. Begitu juga dengan cuaca. Cuaca yang relatif seimbang, panas dan hujan, tidak membuat petani mengeluh akan kekurangan air, bahkan petani kita ada yang bercocok tanam 3 kali dalam setahun,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Ia menambahkan, serangan hama yang tidak terlalu berpengaruh nyata terhadap hasil produksi pertanian, juga turut menjadi faktor peningkatan hasil pertanian padi.

“Serangan hama pada tahun ini bisa dikatakan berkurang,” lanjutnya.

Meski hasil produksi pertanian pada tahun 2020 dinyatakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, Dinas Pertanian Tanah Datar tidak memungkiri masih terdapat beberapa faktor lain sebagai penghambat peningkatan hasil pertanian di Tanah Datar.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Irigasi yang belum memadai, dan sumber air yg tidak mencukupi itu menjadi masalah petani kita. Meski demikian, kita akan tetap berusaha semaksimal mungkin, secara bertahap kita akan perbaiki,” ucapnya.

Sampai saat ini masih tercatat di Dinas Pertanian setmepat jika Kecamatan Sungai Tarab, Lintau Buo, Lintau Buo Utara, dan Tanjung Emas serta Batipuh masih menjadi kecamatan dengan hasil produksi pertanian tinggi di Luhak Nan Tuo.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Berita Terbaru