Agam, Prokabar – Warga Jorong Cubadak Lilin, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur Kabupaten Agam geger adanya temuan seekor ternak sapi berumur 5 bulan mati disobek-sobek hewan buas, Rabu dini hari (25/9). Hewan liar tersebut diduga kuat dimangsa Harimau Sumatra yang masuk ke ke ladang warga.
“Ya benar, kita menemukan seekor sapi tergeletak dalam keadaan mati di tepi hutan dan anggota tubuhnya sudah tidak utuh lagi,” terang Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan melalui Kapolsek Matur, Iptu Agus Mahendri kepada Prokabar.com, Rabu (25/9).
Kejadian diperkirakan sekira pukul 01.30 WIB, didapat informasi dari Wali Jorong Cubadak Lilin, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kababupaten Agam. Informasi tentang telah matinya seekor ternak Sapi diperkirakan berumur lebih kurang 5 bulan disebabkan diduga kuat dimangsa Harimau Sumatra.
Dari keterangan wali jorong tersebut diperkirakan hewan ternak tersebut dimangsa bertempat di Kampung Teleng Jorong Cubadak Lilin, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Selasa (24/9). Sapi tersebut milik Fadri Labai Dikoto (31).
“Dari keterangan pemilik ternak itu sudah beberapa hari lalu diikatkan di tepi hutan tersebut dan tanpa dibuatkan kandang untuk ternaknya. Terakhir kali ternaknya diberi makan pada Senin (23/9). Saat hendak kembali ke lokasi hari Selasa siang (24/9) sekira pukul 13.30, ternaknya sudah ditemukan mati dan terlihat bekas terkaman Harimau di lokasi kejadian,” terangnya.
Mengetahui kejadian tersebut korban langsung melapor kepada wali Jorong kemudian pihak pemerintahan Nagari berkoordinasi dengan BKSDA Resort Agam. Dibawah pimpinan Syahrial Tanjung dan Tim, melakukan pengecekan ke lokasi dan membenarkan ternak sapi tersebut telah di mangsa Harimau Sumatera.
“Pihak BKSDA tersebut pun melakukan upaya – upaya pencegahan berupa, melakukan Pengusiran dengan tembakan dan bunyi2an di sekitar lokasi, melakukan pemantauan beberapa waktu kedepan dan apa bila masih terlihat berkeliaran akan dilakukan penangkapan dengan melakukan pemasangan perangkap. Sampai saat ini situasi di seputaran lingkungan kejadian masih kondusif dan aman. Sejauh ini tidak didapatkan laporan dari masyarakat tentang penampkan satwa liar tersebut,” pungkas Iptu Agus Mahendri. (rud)
















