Hari TB Sedunia, Pemko Padang Lakukan Gerakan Ketuk Pintu

Penulis -

Minggu, 24 Maret 2019 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Dalam rangka peringatan Hari Tuberkulosis (TB) sedunia, Pemerintah Kota Padang menggelar sejumlah kegiatan di Lapangan PJKA, Padang, Minggu (24/3). Lebih kurang 300 orang perwakilan unsur forkopimda, kepala OPD, PKK, kader dan kepala puskesmas serta kader TB se kota Padang turut serta dalam kegiatan kali ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani mengatakan peringatan tahun ini mengangkat tema “TOSS TB (Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis) Dimulai Dari Saya” yakni bagaimana menumbuhkan kesadaran untuk mencegah dan mengobati TB dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Bagaimana pemberdayaan lingkup kecil (keluarga) sebagai agen yang dapat membantu pemerintah mencegah dan mengobati tuberkulosis di lingkungan terdekatnya. Dengan program ini, harapan pemerintah adalah Indonesia dapat terbebas dari penyakit tuberkulosis pada tahun 2035.” ungkapanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sejak satu bulan belakang pihaknya telah memulai Gerakan Ketuk Pintu yakni mendatangi masyarakat dari pintu ke pintu untuk memberikan penyuluhan tentang penyakit ini. 

“Jika penderita ditemukan, maka penderita langsung ditangani secara baik. Jika tidak diobati, maka dampaknya, penularan akan semakin cepat.” ungkapnya. 

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Lebih lanjut ia mengatakan TBC sebenarnya bisa disembuhkan asal pasien mengonsumsi obat secara teratur. Sayangnya lama pengobatan menjadi faktor pasien malas mengonsumsi obat selama periode enam bulan.

“Kalau nggak teratur minum obat bisa jadi TB latent, bisa resisten. Kalau resisten obatnya semakin banyak yang diminum dan lama pengobatan juga bertambah. Belum lagi reaksi dari obat TBC resisten lebih berat dibandingkan obat TBC biasa,” imbuh dia.

Kedepan, pihaknya telah melakukan kordinasi dengan perangkat RT dan RW untuk melaporkan jika ada warganya yang menderita batuk lebih dari dua minggu. “Ini sesuai dengan instruksi pak wali untuk melibatkan RT/RW untuk melakukan sosialisasi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sejauh ini untuk kota Padang indikator temuan penyakit TB berada dikisaran 65 persen dan angka tersebut terus meningkat setiap tahunnya. “Hal ini dipengaruhi banyak hal, mulai dari gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, kurangnya asupan gizi dan vitamin serta kebiasaan batuk tidak tutup mulut menjadi penyebab penularan TB.“ jelasnya. (hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB