Hari Pertama Puasa, Pedagang Takjil Banjiri Media Sosial

Penulis -

Jumat, 24 April 2020 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Hari pertama puasa, kondisi pedagang takjil di pasar tradisional di Pasaman lengang. Tidak seperti biasanya. Hanya beberapa yang berjualan, itupun sepi pembeli.

Di sisi lain, pedagang takjil yang biasanya membuka lapak mereka di pasar, lebih memilih menjajakan dagangannya melalui dunia maya. Hal ini disebabkan, kondisi yang tidak memungkinkan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Tapi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), okelah tidak ada larangan tegas berjualan, orang ke pasar itu benar yang tidak ada,” kata Diah, salah seorang pedagang takjil.

Tidak sampai di situ saja, hal serupa juga diakui Yolan. Pedagang makanan yang menjual dagangannya melalui dunia maya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia mengaku, saat ini, harus berpandai-pandai dalam menyiasati penjualan. “Pasar tidak lagi menjadi pilihan utama untuk menjajakan takjil begiti juga pembeli, malas ke pasar. Orang (konsumen) lebih memilih berdiam di rumah saat kondisi sekarang. Maka itulah, dunia maya menjadi primadona. Facebook, WA hingga instagram menjadi wadah untuk membuka lapak bagi para pedagang, terutama saya,” jelas Yolan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Perihal hasil penjualan, diakui Yolan cukup tinggi. Bahkan, ia sempat kewalahan membuatkan pesanan, lantaran butuhnya konsumen karena keadaan sekarang. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB