Hari Pertama Puasa, Bawang Putih Rp100 Ribu Per Kilo Di Pasaman

Penulis -

Senin, 6 Mei 2019 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Hari pertama puasa, di Pasaman diwarnai kepanikan para ibu rumah tangga. Semua harga melambung tinggi. Bumbu masak, kebutuhan pokok, lauk pauk semua naik. Sampai-sampai, adonan untuk membuat santapan berbuka pun ikut naik.

“Seumur-umur, ini baru merasakan bawang putih Rp10 per ons alias Rp100 ribu per kilo. Belum lagi cabai, ayam, dan bumbu lainnya yang juga merangkak naik,” kata Sastri, salah seorang ibu rumah tangga yang belanja di Pasar Lama Lubuk Sikaping, Senin (6/5).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Uang yang biasa Rp50 ribu untuk sekali belanja, tidak lagi cukup. Hal ini membuat Sastri berfikir keras, bagaimana supaya dapur rumahnya tetap berasap. “Apa yang mau dimasak kalau begini. Ujung-ujungnya apa yang dapat saja, lagi. Makan sayur campur samba lado pun disyukuri saja,” lanjut Sastri.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Di sisi lain, di pasaran, harga pisang batu juga naik drastis. Tiga biji Rp5000. Biasnaya di harga yang sama dapat lima biji, bahkan dilebihkan penjual.

“Semua mahal. Mau apa lagi, dibeli jadi, ndak pun tak apa,” kata Nursam, salah satu pedagang pisang di Pasar Lama Lubuk Sikaping.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Diakui Nursam, naiknya harga pisang, lantaran semua kebutuhan hidup semakin tinggi. Ongkos tanam hingga membawa hasil ladang ke pasar ikut naik.

Polemik naiknya harga pisang ini, menjadi seperti makan buah simalakama bagi pedagang goreng dan takjil berbuka puasa, seperti kolak. Bila dinaikan pula harga jual, tidak ada yang membeli. Tidak dinaikan, untung teramat tipis. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB