Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Hari Ini, ODP di Tanah Datar Mulai Jalani Tahapan Pemeriksaan Medis

Dibaca : 127

Tanah Datar, Prokabar — Hari Selasa (7/4), sebanyak 141 orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Tanah Datar direncanakan secara bertahap  akan dilakukan pemeriksaan medis dengan tiga tahapan di RSUD MA Ali Hanafiah SM Batusangkar.

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM dr. Ermon Revlin menjelaskan pelaksanaan tes medis ini secara bertahap dikarenakan pihak RSUD MA Ali Hanafiah SM Batusangkar hanya mampu melakukan tes untuk 20 ODP per hari.

“Hitung hitungannya untuk melakukan tes ini satu orang memakan waktu sekitar 20 menit, sehingga untuk tes 20 orang akan memakan waktu sekitar 4 jam,” terangnya dilansir dari MC Tanah Datar.

Selain itu kepada ODP yang akan menjalani tes medis juga diminta membawa serta foto copy KTP dan apabila masih anak-anak diharuskan untuk membawa Kartu Keluarga (KK), hal ini dimaksudkan untuk mempercepat dan mempermudah petugas dalam mengidentifikasi data masing-masing.

Sementara itu Kasdim 0307 Tanah Datar Mayor Inf. Munawar pada kesempatan yang sama mengatakan, perlu adanya sinergitas antara pihak terkait dengan Babinsa dan Babinkamtibmas yang ada di kecamatan.

“Selama ini Babinsa dan Babinkamtibmas sudah membantu semaksimal mungkin di lapangan, dan ke depan diharapkan pemerintah memperhatikan SOP penanganan Covid-19 sehingga apa yang dikhawatirkan tidak terjadi,” ujarnya.

Sementara Jubir Covid-19 Kabupaten Tanah Datar Roza Mardiah seusai rapat menjelaskan bahwa tes ini meliputi tiga pemeriksaan medis, yang pertama yaitu tes swab, yang kedua skutum atau pengambilan sampel dahak dan yang ketiga serum atau pengambilan sampel darah.

“Tiga specimen atau tiga tahapan akan dilakukan untuk orang dalam pemantauan (ODP),” kata Roza.

Dia juga mengatakan bahwa tujuan dilakukan tes ini agar bisa segera mengetahui bagaimana kondisi ODP, selain itu untuk menentukan langkah dan tindak lanjut dalam penanganan kasus.

“Setelah dilakukan tes medis, apabila hasilnya positif maka akan kita lakukan prosedur penanganan sesuai standar, sebaliknya apabila hasilnya negatif maka proses pamantauan akan tetap kita lakukan sampai batas waktu masa inkubasi habis,” katanya. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top