Hari Ini, Menko Kemaritiman Buka Sail Nias 2019

Penulis -

Sabtu, 14 September 2019 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias, Prokabar — Menko Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan dijadwalkan hadir mewakili Presiden Joko Widodo membuka acara puncak Sail Nias di Pelabuhan Baru Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan pada Hari Sabtu (14/9). 

 

Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim Kemenko Bidang Kemaritiman Safri Burhanuddin hal tersebut dipastikan dalam surat Setkab tertanggal 12 September 2019, “Menko Bidang Kemaritiman telah ditunjuk untuk mewakili Presiden dalam acara Puncak Sail Nias tahun 2019,” bebernya.

 

Lebih jauh Deputi Safri menyampaikan bahwa kegiatan sail bertujuan untuk mengangkat keunikan masing-masing daerah pelaksana, seperti saat ini dimana pemerintah menyelenggarakan perlombaan “Nias Pro International Surfing” yang dikoordinasikan oleh Kementerian Pariwisata.

“Tiap tahun pemerintah yang terdiri dari berbagai kementerian dan lembaga menyelenggarakan kegiatan Sail, dan tahun ini, Sail Nias yang merupakan sail ke-11 mengangkat keunikan dari sisi potensi ombak untuk surfing,” ujar dia.

Selain menyelenggarakan perlombaan selancar (surfing), pemerintah juga menggelar tur diplomatik yang diikuti oleh Dubes Negara-negara sahabat. Menurut Deputi Safri, total ada 11 Duta Besar dari Rusia, Afganistan, Bosnia-Herzegovina, Slovakia, Lebanon, Srilangka, Peru, Italia, Ceko, Papua Nugini dan Panama yang hadir.

 

“Kemlu sudah mengkoordinasikan dengan baik sehingga Dubes negara-negara besar sekelas Rusia dan Italia mau datang kesini karena merasa aman dan ingin melihat atraksi Hombo Batu secara langsung,” bebernya.

Oleh karena itu, Deputi Safri berharap agar pemerintah daerah bersedia mengembangkan lebih banyak penginapan yang berkonsep homestay. Namun hal yang tidak kalah penting, tambah Deputi Safri adalah konsep pembangunan homestay yang tahan gempa.

“Cuma aku ingatkan karena Nias berada di wilayah sabuk jalur yang kita katakan jalur di Samudera Hindia yang aktif secara tektonik sehingga bangunan yang dibuat kita harapkan tahan gempa agar bila ada gempa tidak menimbulkan trauma orang takut datang kesini,” kata dia.

 

Kemudian, Deputi Safri mengatakan, informasi tentang tanggap gempa dan jalur evakuasi harus terus diberikan kepada masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Nias Selatan. (*/hdp)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga
Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf
Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik
‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo
Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay
40 Desa Wisata Sumbar Masuk Nominasi 500 Desa Terbaik di Indonesia
Dispar Padang Berikan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis Dan Pemasaran Destinasi Pariwisata
Pelaku Usaha di Pantai Air Manis Ikuti Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:37 WIB

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga

Senin, 2 September 2024 - 20:53 WIB

Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf

Selasa, 30 Juli 2024 - 21:21 WIB

Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik

Jumat, 26 Juli 2024 - 09:54 WIB

‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:16 WIB

Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay

Berita Terbaru