Daerah

Harga Terus Turun, Pemkab Pessel Belum Bisa Beli Gabah Petani

Dibaca : 187

Pesisir Selatan, Prokabar – Satu bulan terakhir, harga Gabah Kering Panen (GKP) di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mengalami penurunan. Petani meminta pemerintah daerah menyerap hasil panen mereka.

Mirisnya, hingga kini, Pemkab Pessel belum bisa membeli gabah petani untuk keperluan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Ketua Gabungan Kelompok Tani Batang Timbulun Kecamatan Sutera, Buskamil menyampaikan upaya itu guna meredam laju penurunan agar tidak terus terjadi. Jika tidak, ia khawatir harga kian anjlok, mengingat masih adanya sejumlah kecamatan memasuki masa panen.

“Ironi bagi petani. Satu sisi, pemerintah senang bila panen melimpah, tapi di satu sisi lainnya, petani gigit jari karena harga menjadi murah,” ujarnya pada Prokabar.com Selasa (30/3).

Ia menjelaskan, harga GKP di tingkat petani kini sudah menyentuh Rp4.300 per Kilogram, dari Rp4.800 per Kilogram. Akibatnya, hasil panen yang diterima petani sudah tidak seimbang lagi dengan pengeluaran petani.

Padahal, petani merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Sebagian besar tenaga kerja di Pessel berada di sektor pertanian, lebih dari 40 persen.

Bahkan sektor pertanian penyumbang terbesar dalam Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB). Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusinya di atas 30 persen tiap tahun.

Sementara di lain sisi, harga kebutuhan bahan pokok kian melambung. Belum lagi kebutuhan lain seperti memasuki bulan puasa, lebaran idul fitri dan tahun ajaran baru pendidikan.

“Nah, jangan sampai ini memperpanjang rantai kemiskinan di Pesisir Selatan,” tuturnya.

Kepala Dinas Pangan, Alfis Basir mengaku, hingga kini pemerintah daerah belum bisa membeli gabah petani untuk keperluan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Sesuai regulasi yang ada, pemenuhan CPP dibeli melalui Bulog. Beras yang dibeli pemerintah daerah adalah kualitas medium. Sedangkan beras yang diproduksi petani di Pesisir Selatan adalah kelas premium.

Apalagi, saat ini Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan tidak melakukan penambahan CPP, akibat minimnya APBD. Persediaan CPP di gudang Bulog kini tercatat 84 ton.

“Sebanyak 11 ton kita alokasikan untuk bantuan banjir di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan dan Basa Ampek Balai Tapan,” terangnya.

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top