Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Harga Kulit Manis Tinggi, Pencurian pun Marak di Tanah Datar

Dibaca : 1.2K

Tanah Datar, Prokabar – Masyarakat Salimpaung dan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, resah dengan maraknya aksi pencurian kulit manis. Masyarakat menduga, aksi tersebut kerap terjadi karena tingginya harga kulit manis di pasaran saat ini.

“Untuk harga kulit manis kering super ditingkat pengepul dikisaran 70 hingga 75 ribu rupiah, harga itu tergolong tinggi dibanding sebelumnya dikisaran 65 ribu rupiah saja,” kata Radianda Putra (30) Warga Jorong Mandailiang Nagari Tabek Patah.

Ia mengatakan pencurian kulit manis di Jorong Mandailiang umumnya terjadi di kebun milik warga yang berada diatas bukit. Pencurian itu dilakukan dengan cara menguliti kulit manis di tempat.

“Pengambilan kulit manis itu dilakukan dengan cara dikuliti di batang. Pokok kayunya masih ada tapi kulitnya sudah tidak ada lagi,” katanya.

Titin (32) Salah seorang pengepul kulit manis di Batusangkar mengatakan harga kulit manis di tingkat pengepul naik rata-rata sebanyak Rp5.000 rupiah per jenisnya. Untuk harga tertinggi kulit manis jenis super saat ini dihargai Rp70.000, EC Rp30.000, KA Rp46.000 dan, KB Rp40.000.

“Itu harga tertinggi atau harga standar, kita bisa saja membeli dibawah harga itu tergantung dari kadar air kulit manisnya,” ujarnya. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top