Harga Cabai Mahal, Dinas Pangan Imbau Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Tanam Cabai

Penulis -

Jumat, 17 Juni 2022 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Harga cabai merah keriting di Kabupaten Tanah Datar, dalam sepekan ini semakin pedas, bahkan terjadi peningkatan harga yang cukup signifikan.

“Memang saat ini harga cabai merah agak pedas, yang sama kita ketahui diatas harga Rp100 ribu dipasaran,” kata kepala Dinas Pangan dan Perikanan Tanah Datar Suhermen.

Naiknya harga cabai dipasaran dikarenakan sedikitnya pasokan dari distributor seperti dari Medan dan Pulau Jawa.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Ia mengaku, Pemerintah Daerah telah berupaya menekan harga cabai yang cukup tinggi dengan melakukan kerjasama atau koordinasi dengan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Dinas Provinsi Sumatera Barat.

Dari koordinasi tersebut Pihak Provinsi bersedia memberikan bantuan berupa subsidi harga sebesar Rp5000 sampai Rp10.000 per kilo.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kita telah mencoba berupa bantuan subsidi tersebut bertempat di TTIC Tanah Datar di depan kantor Dinas Pangan melibatkan pegawai dan masyarakat tapi juga tidak seberapa yang membeli,” katanya.

Ia mengatakan, pola yang terbaru yang bisa diterapkan masyarakat menyikapi harga pangan yang tinggi adalah dengan memanfaatkan pekarangan rumah dengan program Pengembangan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Program tersebut bekerja sama dengan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dasawisma, Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk menggerakkannya.

“Minimal untuk cabai, bawang merah dan sayur mayur tidak lagi masyarakat membeli ke pasar, cukup memanfaatkan pekarangan rumah, itu bisa dalam bentuk polybag yang tidak memakan tempat,” katanya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB