Harga Beras dan Cabai Merah Naik di Pasar Batusangkar. Koperindag : Akan Ada Operasi Pasar

Penulis -

Kamis, 15 September 2022 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Kenaikan harga BBM di Tanah Datar mulai berpengaruh terhadap harga kebutuhan pokok di pasar Batusangkar.

Dinas Koperindag setempat mencatat, kenaikan yang signifikan terjadi pada harga beras dimana harga terkini seperti beras jenis sokan seharga Rp. 13,500 rupiah perkilogram dan anak daro Rp. 14.000 perkilogramnya.

Dibandingkan pada bulan Juli lalu atau sebelum harga BBM naik, harga kedua jenis beras itu berkisar diharga 11 sampai 12 ribu rupiah perkilogram.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

” kalau kita persentasekan, kenaikan harga beras ini mencapai 14% dari harga normal. Naiknya harga beras ini tentunya tidak lepas dari biaya angkutan yang ikut naik ya,” ucap Kabid Perdagangan Koperindag Tanah Datar, Yori Irawan saat ditemui, Kamis (14/9)

Selain beras, harga diatas normal juga ditemukan terhadap komoditi lain seperti cabai merah keriting.

” yang dominam naik lainnya itu harga cabai merah keriting 70 ribu rupiah perkilogram, untuk harga normal 40-45 ribu rupiah perkilogram,” tambahnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Untuk harga cabai merah keriting kata Yori diprediksi akan bertahan diposisi 70 ribu rupiah, dan harga akan berubah tergantung pada hasil panen cabai merah di pulau Jawa. Sedangkan, untuk harga kebutuhan lain masih terpantau normal.

” kalau kebutuhan lain, masih terpantau normal dan hal ini bisa disebabkan daerah kita Tanah Datar sebagai daerah penghasil bukan mendatangkan produksi dari luar,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Pengendalian dampak kenaikan BBM terhadap harga kebutuhan masyarakat dipasaran, Dinas Koperindag berencana akan melakukan operasi pasar. Meski demikian, rencana tersebur masih menunggu petunjuk teknis dari pimpinan.

“dalam menekan harga dari dampak kenaikan harga BBM ini, sesuai instruksi pemerintah pusat kita juga akan melakukan operasi pasar. Tapi sampai kini kami masih menunggu juknis dari penggunaaan dana belanja tidak teduga atau BTT,” tutupnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB