Padang, Prokabar.com – Harga ayam potong dalam sepekan ini masih cukup tinggi. Jika sebelumnya pada rabu (6/1) lalu harga perkilogramnya sebesar 31 ribu perkilogram. Pada ahad (9/1) ini kembali naik menjadi 32 ribu rupiah perkilogram.
“Untuk ayam potong dengan berat 1,3 kilogram, kami menjualnya 41 ribu rupiah. Dan cukup diakui, jumlah pembelian jadi menurun, hanya berkisar 300 kilogram per harinya,” Sebut Adek pengelola UD Mabes II, yang berlokasi di RW 04 Kelurahan Kalumbuk, Kecamatan Kuranji.
Penyebab dari masih tingginya harga ayam potong, karena dari pabrik, baik ciomas dan pokphand menyampaikan kepada agen atau distributor ayam di kota Padang, bahwa ayam potong kini sulit didapatkan.
Ini lah yang menyebabkan harga ayam potong menjadi tinggi.
“Ini menjadi yang teringgi, mengingat normalnya, hanya 26 hingga 27 ribu rupiah perkilogramnya,” ulas adek.
Ditambahkannya, tingginya harga ayam potong cukup mempengaruhi beberapa usaha lainnya, seperti penjual mie ayam, yang terpaksa menghentikan sementara penjualan, menunggu harga ayam potong kembali normal.
“Pedagang mie ayam, atau pun pembeli dari rumah tangga, memang lebih menyukai ayam potong dibeli ditempat, tak terpengaruh dengan mulai banyaknya ayam beku yang dipasarkan oleh pabrik,” tutup adek.
Harapan agar pemerintah bersama-sama dengan anggota DPRD melakukan sidak ke lokasi dua lokasi pabrik di Padang Pariaman, jadi harapan agen atau distributor ayam potong di kota padang. (adh)
















