Hanya 29 Badan Publik di Sumbar Raih Predikat Informatif, Ketua PJKIP : Perlu Dorongan Keterbukaan Informasi

Penulis -

Jumat, 20 Desember 2024 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Sumbar, Almudazir

Ketua Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Sumbar, Almudazir

Bukittinggi, Prokabar – Hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komisi Informasi (KI) Sumbar tahun 2024 menunjukkan hasil yang memprihatinkan. Dari lebih dari seribu badan publik di Sumatera Barat yang menggunakan anggaran negara, hanya 29 badan publik yang berhasil meraih predikat Informatif. Sebagian besar dari mereka adalah badan publik yang sama setiap tahunnya, tanpa ada peningkatan signifikan.

Hal ini terungkap dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dan Achievment Motivation Person (AMP) tahun 2024 yang digelar KI Sumbar di Balai Sidang Bung Hatta, Bukittinggi, Rabu (18/12) malam.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ketua Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Sumbar, Almudazir, menyoroti perlunya dorongan lebih kuat dari kepala daerah, baik gubernur maupun bupati dan walikota, untuk memastikan semua badan publik di wilayah mereka mengikuti Monev yang dilakukan KI.

“Perlu dorongan lebih kuat dari kepala daerah agar badan publik ikut Monev KI, sehingga kinerja pelayanan publik dapat terukur. Selain itu, pemerintah juga perlu memberikan penghargaan bagi badan publik yang meraih predikat Informatif dan sanksi bagi yang tidak ikut Monev,” ujar Almudazir.

Ia mengingatkan bahwa apresiasi kepada badan publik Informatif pernah dilakukan pada 2019 lalu, namun setelah itu tidak ada kelanjutan. Almudazir menilai penghargaan dan sanksi adalah cara efektif untuk memotivasi badan publik dalam meningkatkan keterbukaan informasi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Keterbukaan informasi adalah cara ampuh mencegah korupsi dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Untuk itu, penguatan lembaga KI, terutama dari segi penganggaran, sangat penting. Saat ini, komisioner KI harus bekerja keras mempersiapkan Monev dengan anggaran yang terbatas. Ini perlu menjadi perhatian serius,” tegas Almudazir.

PJKIP Sumbar, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat kelembagaan KI dan menyuarakan pentingnya keterbukaan informasi publik. Program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pemberantasan korupsi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Saat ini kami sedang mempersiapkan pembentukan PJKIP di kabupaten dan kota di Sumbar, yang nantinya akan mendorong terbentuknya Komisi Informasi di tingkat daerah. Kami berharap kepala daerah yang terpilih pada Pilkada 2024 dapat merealisasikannya,” tambah Almudazir.

Dengan upaya kolektif dari pemerintah, badan publik, dan masyarakat, diharapkan keterbukaan informasi publik di Sumatera Barat dapat terus meningkat dan menjadi pilar utama dalam tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB