Hadapi PSBB Hanya Segini Cadangan Pangan Pemerintah Pessel

Penulis -

Minggu, 19 April 2020 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan, Mimi Rianti Zainul mengatakan, untuk menghadapi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) hanya tersisa lima ton.

Dikatakan, Mimi, guna memenuhi CPP saat ini pihaknya tengah merencanakan pengadaan beras sebanyak 140 ton dari Badan Urusan Logistik (Bulog).

“Yang 5 ton itu awalnya ada 45 ton, tapi telah kami bagikan sebanyak 40 ton pada tiap-tiap nagari bagi masyarakat terdampak covid-19, “ujarnya pada Wartawan Sabtu (18/4).

Seperti diketahui, Wakil Gubernur Nasrul Abid mengatakan, pelaksanaan PSBB di wilayah Sumbar mulai berlaku pada 23 April 2020 hingga 5 Mei 2020. Dalam rencana aksinya, pemerintah memantau kemudahan dan ketersediaan bahan pangan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Memastikan penyediaan bahan pangan murah bagi masyarakat miskin menanggulangi dampak sosial ekonomi melaui penyediaan cadangan pangan sebesar serta operasi pasar. Mempercepat penyaluran bantuan melalui Jaring Pengaman Sosial (JPS).

Untuk JPS, lanjut Mimi, saat ini pemerintah kabupaten dalam Gugus Tugas Covid-19 masih melakukan pendataan jumlah masyarakat terdampak covid-19 yang bakal menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), seiring proses refocusing APBD.

“Ya, sedang kami hitung. Estimasinya diperkirakan Rp45 miliar untuk JPS. Pendanaan BLT itu nanti akan kami bebankan sebagian dari dana desa. Pembagiannya belum bisa dipastikan,” terangnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kendati demikian, pemerintah kabupaten telah mengirim ke provinsi sebanyak 34.010 data masyarakat Pessel yang terdampak langsung covid-19. Mereka adalah yang masuk Data Kesejahteraan Sosial (DTKS), diluar penerima PKH dan Bantuang Pangan Tunai.

Secara terpisah, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Pessel, Dailipal mengatakan, untuk menghadapi PSBB, pihaknya bakal memperketat pengawasan di wilayah tapal batas.

Menutup 2 pasar tradisional seperti Pasar Tarusan dan Pasar Barung-Barung Belantai. Masing-masing di Kecamatan Koto XI Tarusan. Penutupan itu seiring tingginya angka pasien positif di wilayah itu.

Melakukan sosialisasi ke masyarakat, sesuai rencana aksi PSBB. “Namun untuk sosialisasi penutupan toko-toko para pedagang di pasar-pasar, kami terlebih dahulu menunggu instruksi dari pemerintah provinsi, “jelasnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selain itu, memberlakakukan wajib masker pada seluruh masyarakat. Memantau setiap pendataang yang masuk ke wilayah Pessel dan pemberlakuan satu orang satu pengendara bagi kenderaan bermotor roda 2.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengajukan usulan PSBB ke Kementerian Kesehatan. Usulan diajukan pada 15 April 2020 melalui surat nomor 360/032/Covid-19-SBR/IV-2020.

Usulan itu disetujui Kementereian Kesehatan pada 17 April 2020. Kepastian persetujuan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/Menkes/260/2020,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB