Hadapi Persaingan Industri Semen, PTSP Implementasikan ISO 50001:2018 Manajemen Energi

Penulis -

Jumat, 2 Desember 2022 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar- Kondisi pasar semen nasional yang over supply, membuat persaingan industri semen semakin ketat. Karena, kapasitas produksi semen seluruh pabrik yang ada di Indonesia jauh di atas permintaan pasar.

Untuk memperkuat daya saing perusahaan, PT Semen Padang pun dituntut untuk melakukan efisiensi biaya produksi semen. Salah satunya, melakukan efisiensi terhadap biaya energi yang merupakan komponen utama dari biaya produksi semen.

Direktur Operasi PT Semen Padang, Indrieffouny Indra mengatakan, efisiensi terhadap biaya energi itu telah dimulai sejak lama melalui PLTA Rasak Bungo, PLTA Kuranji, pemanfaatan WHRPG. Kemudian yang terbaru melalui pemasangan Solar Cell dan PLTA Pico Hydro.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Meski begitu, banyak hal yang perlu dan terus diefisiensikan. Untuk itu, perlu dukungan dari seluruh karyawan dalam menghadapi ketatnya persaingan industri semen,” katanya saat sosialisasi implementasi ISO 50001:2018 Manajemen Energi, Jumat (2/12).

Indrieffouny menyebut bahwa implementasi ISO 50001:2018 Manajemen Energi itu bekerja sama dengan konsultan PT EnerCoss dan telah dimulai melalui berbagai kegiatan. Salah satunya, Awareness Training yang diadakan di Diklat PT Semen Padang akhir November kemarin.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Awareness training ini diikuti oleh lebih kurang 50 karyawan PT Semen Padang. Dan ini dilakukan, karena pengelolaan dan pemanfaatan energi secara efisien harus ditanamkan pada diri seluruh insan perusahaan PT Semen Padang,” ujar Indrieffouny.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Acara Awareness Training ini dimulai dengan laporan kegiatan oleh staff diklat dan dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Departemen Rendal Produksi PT Semen Padang, Juke Ismara, yang sekaligus membuka kegiatan Awareness Training.

Setalah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil Gap Assement oleh konsultan ahli PT EnerCoss. Salah satunya, menginformasikan adanya peluang efisiensi energi di PT Semen Padang. Bahkan, dimulai dari yang biayanya nol rupiah. (*/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB