Hadapi Karhutla, Perlu Penggunaan Alat Pemadam Praktis

Penulis -

Senin, 3 September 2018 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya, Prokabar — Hal yang kerap dikeluhkan oleh personil damkar maupun tim penaggulangan bencana daerah saat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, yakni ketika posisi titik api menjorok jauh di dalam area lahan sehingga menyebabkan peralatan pemadam tidak berfungsi menjangkau secara maksimal.

Menyikapi hal tersebut Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto menyarankan pemerintah kota (pemko) Palangka Raya melalui instansinya untuk mempelajari alat pemadam yang praktis akan tetapi model terbaru, sebagai upaya  untuk antisipasi karhutla.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Bila apinya jauh dari jangkauan, tentu peralatan pemadam tak mampun menjangkau. Maka itu saran saya, instansi seperti BPBD atau Damkar coba pelajari alat pemadam yang praktis,” cetusnya, Senin (3/9).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sigit mencontohkan, ada alat pemadam model baru yang bisa menempel atau digendong pada bagian badan.

“Jadi alatnya itu gendong tapi bisa langsung menyemprotkan air. Kisaran air yang bisa dibawa pada alat itu berkisar antara 30-60 liter,”ujarnya.

Menurut Sigit, BPBD mapun pihak Damkar bisa menganalisis alat itu, kalau memang representatif maka bisa saja dicoba. Hal itu misalkan untuk antisipasi karhutla  maka pengadaan awal bisa disediakan 10 alat untuk digunakan tim penanggulangan di semua kelurahan yang ada di Palangka Raya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Di Palangka Raya ada 30 kelurahan, sediakan masing-masing 10 unit alat tersebut kepada tim penanggulangan karhutla. Saya pikir cukup untuk antisipasi awal,” saran Sigit. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB