Habiskan Dana Rp3,5 Miliar, Bangunan IPAl di Dinkes Pasaman, Malah Tidak Berfungsi

Penulis -

Jumat, 15 Maret 2019 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Diduga bermasalah, pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tahun 2018 di Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman dilaporkan LSM Tipikor RI Kabupaten Pasaman ke Kejaksaan Negeri Pasaman.

Laporan dari Ketua LSM Tipikor RI Kabupaten Pasaman, Oyon Hendri diterima langsung oleh Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Pasaman, Erik Eriyadi, Kamis (14/3) di ruang kerjanya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Menurut Oyon Hendri, dari enam IPAL yang tersebar di puskesmas se Pasaman, empat diantaranya diduga tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Kita telah meninjau langsung enam Puskesmas yang dapat pembangunan IPAL tersebut. Empat IPAL diantaranya seperti di Puskesmas Cubadak, Kuamang, Lansek Kadok dan Pintu Padang tidak berfungsi dan tidak hidup serta tidak bisa mengolah limbah medis,” terang Oyon.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Sementara itu, dua IPAL yang terdapat di Puskesmas Andilan dan Silayang bisa hidup, tapi diduga tidak bisa mengolah limbah medis.

“Untuk apa menghabiskan uang negara hingga Rp.3.5 milyar kalau tidak bisa difungsikan. Itu sama saja mubazir,” kata Oyon Hendri.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Pasaman, Erik Eriyadi mengakui, memang ada masuk laporan dari LSM TIPIKOR RI Pasaman tentang dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan IPAL di Dinkes Pasaman.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Laporannya telah kita terima. Untuk lebih lanjutnya akan kita pelajari dulu apakah ada indikasi melawan hukum atau tidaknya. Soalnya ini masih dalam masa perawatan,” tukas Erik. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB