Daerah

Habis Bukit Pasaman Ditelanjangi Oknum Polisi, Ini Buktinya

Pasaman, Prokabar — Nyaris mati ditimpa kayu, agaknya tidak membuat oknum polisi yang satu ini berhenti melakukan tindakan illegal loging.

Inisialnya Bripka YA alias As, pernah ditimpa kayu sebesar gaban saat melintas bersama truck yang hendak mengakut kayu illegal loging pada 14 Agustus lalu. Saat itu beruntung ia selamat, hanya trucknya tak berbentuk.

Kini, Jumat (30/11) ia diduga kembali berulah. Bukan sendiri lagi, tapi dengan oknum polisi lainnya, inisial On.

Di malam nan hening, orang suruhan kedua oknum ini kembali mengangkut kayu dengan masing-masing truck. Tapi berhasil digagalkan petugas gabungan Polisi Kehutanan, TNI dan anggota PKH dan tim dari Polda Sumbar.

Sebanyak 255 keping atau sekitar 10 Kubik Kayu Illegal di Puncak Tonang, Nagari Sundatar, Kabupaten Pasaman berhasil diamankan beserta dua unit truck dan dua supir serta satu orang teman supir.

“Betul, petugas gabungan berhasil mengamankan kayu illegal tersebut. Informasi sementara memang merek (supir red) suruhan dua oknum polisi,” kata Kepala Dinas Kehutanan Sumbar, Yozarwadi.

Lebih lanjut, Kabid Perlindungan Hutan dan KSDA Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar, E. Mgo Senatung mengatakan, dalam penangkapan ini, awalnya tim yang terdiri dari 20 anggota melakukan pengintaian. Sekitar pukuk 20.00 WIB, Kamis (29/11) dua unit truck naik ke perbukitan Tonang.

“Pukul 11.00 WIB satu mobik turun, kami cegat dan amankan. Mobil ini berisi 48 keping kayu olahan ukuran 5×8 jenis meranti,” kata Senatung.

Truck ini dikendarai Fauzan Ramadhan (18) warga Tonang dengan seorang temannya. Sekitat Pukul 24.00 WIB mobil keduapun lewat. Kali ini truck yang dikendarai Joni Eka Putra (30) membawa lebih banyak kayu. Jumlahnya mencapai 207 keping.

“Ini benar-benar keterlaluan. Oknum yang menelanjangi hutan tempat ia tinggal. Kini, kasus tersebut sudah kita limpahkan ke Polres Pasaman,” tutup Senatung. (Ola)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top