H. Febby Datuk Bangso : Perbaiki Diri, Contoh Timnas dan Pendamping Desa

Penulis -

Selasa, 30 Oktober 2018 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Staf Khusus Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) H. Febby Datuk Bangso mengajak generasi muda, agar menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda, 2018, sebagai momentum untuk memperbaiki diri, bangkit dari segala keterpurukan dan terus berbuat untuk lingkungan, bangsa dan negara.

Ajakan dari tokoh muda Sumatera Barat tersebut, tak hanya sekadar bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda, tetapi disampaikan terkait dengan kondisi kekinian yang dihadapi bangsa.

“Sangat banyak masalah yang dihadapi bangsa hari ini. Generasi muda harus bisa mengambil peran untuk memperbaikinya,” jelas sosok yang sejak lama mengeluti dunia pendidikan, pariwisata, politik, kepemudaan dan pembangunan desa.

Langkah perbaikan dimaksud, kata sumando rang Agam ini, persiapakan diri kita terlebih dahulu, lalu baru kita turut menyelesaikan persoalan lingkungan, sesuai kapasitas dan kapabilitas yang kita miliki. Jangan sampai campur aduk, jangan semua persoalan, sebab belum tentu kita memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menyelesaikan semua persoalan.

Anak muda yang kini dipercaya sebagai Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sumbar ini memberikan contoh nyata. Katanya, semangat juang Timnas U-16, U-19 dan pendamping desa mau pun pendamping lokal desa, mesti dijadikan cerminan untuk semangat juang pemuda jaman Now. Dalam berbagai kondisi, ketidakmungkinan, ternyata mereka bisa membuktikan, sesungguhnya mereka, Indonesia bisa sejajar dengan negara manapun.

“Jangankan gentar, kendor saja tidak!” kata pria yang akrab disapa Datuk Febby ini.

Ia menjemput ulang, bagaimana Egy Maulana Vikri dkk berjibaku tanpa kenal lelah, ketika mereka tertinggal jauh dari Qatar, 1-6, “Dalam logika sehat, ketika itu semua orang sudah mengatakan, mereka kalah kelas. Sisa waktu justru akan membuat mereka bulan-bulanan. Tapi mereka ternyata kesatrian sejati, mereka para petarung tangguh. Rentang dua puluh menit, ternyata mereka bisa membuat pasukan lawan kelabakan dan panik,” katanya sembari memuji, kendati kalah 5-6, namun empat gol tambahan justru membuka mata semua orang, apa pun bisa dilakukan jika kita bersungguh-sungguh.

Begitu pun pada laga penentuan grup, kekurangan satu pemain karena kartu merah, tidak merontokkan semangat juang, tidak membuat mereka puas sehingga harus bertahan dari gempuran lawan, namun mereka terus melawan kesulitan-kesulitan yang terus menggempur dan menjadikan kesulitan tersebut peluang untuk membuat lawan berbalik menerima kesulitan.

Begitu pun Timnas U-16. Sekali pun mereka belum mampu terbang lebih tinggi ke Piala Dunia U-17, namun mereka sudah membuka mata kita semua bahwa hasil tidak akan membohongi proses.

Sosok yang juga fokus meningkatkan kesejahteraan desa, dan memberikan perhatian lebih kepada peningkatan usaha Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), juga memberikan apresiasi kepada para pendamping desa, mulai dari pendamping desa di tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa (nagari).

“Mereka adalah pejuang dan bukti nyata dari semangat juang pemuda jaman now yang patut ditiru,” kata H. Febby Datuk Bangso yang juga Ketua Forum Bumdes Indonesia.

Datuk Febby tak berlebihan. Para pendamping desa selalu berada di tengah masyarakat desa, apa pun kondisi yang mereka hadapi. Tak jarang mereka diabaikan masyarakat. Ada juga kalanya mereka dijadikan tempat menyampaikan keluh-kesah, juga diprotes hingga diserang kemarahan warga desa. Apa pun situasinya, mereka terus memberikan pengabdian dengan satu target; kehidupan di desa menjadi lebih baik, terutama dalam hal peningkatan kesejahteraan dan SDM masyarakatnya.

Ia memberikan bukti. Diantara capaian tersebut, beberapa Bumdes (Di Sumbar, disebut Bumnag) di Sumbar sudah ada yang memasuki tahapan Bumnag Model, ada Bumnag Percontohan, walau jumlahnya masih sehitungan jari. Capaian tersebut tidak semudah membalik telapak tangan.

“Kemajuan secara fisik di berbagai nagari juga sudah tampak, dan kemajuan tersebut akan memberikan kontribusi nyata terhadap perbaikan dan kesejahteraan masyarakatnya,” kata Datuk Febby sembari menyebutkan, capaian tersebut tidak akan dapat diperoleh secara maksimal jika pendamping desanya tidak konsisten dan tidak berada di tengah-tengah masyarakat desa atau nagari tersebut memberikan pendampingan. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB