Guru TK Kota Padang Dibekali Pengenalan Musik Tradisional

Penulis -

Sabtu, 2 November 2019 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Sebanyak 30-an guru Taman Kanak-kanak (TK) Se-Kota Padang telah mengikuti pelatihan permainan musik tradisi. Pelatihan musik tradisional bagi guru-guru TK untuk stimulus emosional anak.

“Belajar seni musik tradisional selain untuk meningkatkan stimulus emosi anak-anak, juga sebagai pelestarian budaya. karena biasanya guru hanya memfokuskan pembelajaran akademik semata” kata Prof Ardipal, guru besar jurusan senidrama tari dan musik Fakultas Bahasa dan Senin Universitas Negeri Padang (FBS UNP), yang juga Wakil Rektor 3 UNP itu, Sabtu (2/11).

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Pelatihan telah digelar kepada Guru TK di Kota Padang. Adapun capaian yang diharapkan dari pengabdian kepada masyarakat kali ini ialah pemahaman, pengetahuan serta kemampuan guru taman kanak-kanak dalam mengajarkan musik tradisi dasar terhadap murid taman kanak-kanak. 

“Selain itu capaian lain yang ditargetkan ialah diterbitkannya artikel pada jurnal nasional berISSN (JurnalHumanus), artikel dimedia, dan juga mini video mengenai pengabdian yang dapat digunakan sebagai panduan oleh para guru TK,” jelasnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Menurut Prof. Ardipal, pendidikan seni musik yang penting bagi anak-anak, tidak hanya musik modern tetapi juga musik tradisional. Musik tradisional identik dengan musik etnik yaitu musik yang berkembang dan tumbuh hasil dari pada tradisi nenek moyang terdahulu, biasanya bersifat kedaerahan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Pada kenyataannya,musik tradisional sudah mulai tergerus zaman, karena mayoritas generasi muda tidak familiar bahkan banyak yang tidak tahu dengan musik tradisional daerah mereka. Melalui pelatihan yang berlangsung di gedung Sekolah TK Pembangunan Labor UNP pemahaman guru-guru tentang musik tradisi telah dimantapkan kembali, karena dalam musik tradisi mengandung unsur norma-norma yang berlaku dimasyarakat,” jelas Ardipal. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB