Guru Mengaji Bertanam Bawang, Terinspirasi Dari Pandemi Covid-19

Penulis -

Selasa, 27 Oktober 2020 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — 19 orang Guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) di Kecamatan Ampek Angkek berinovasi bertanam bawang. Mereka terinspirasi dari wabah pandemi covid-19, karena sempat terhentinya aktifitas ajar mengajar.

“Inovasi kreatif ini berawal adanya ikatan perantau mendorong terbentuknya sebuah koperasi. Agar unit usaha bersama itu berjalan sesuai rencana, maka harus ada kelompok-kelompok baru melakukan kerjasama. Potensi itu pun langsung ditangkap sekelompok guru mengaji ini. Mereka sepakat melakukan penanaman bawang, yang memang daerah ini sentral bawang merah,” ungkap Dasri, Ketua Kelompok Tani Kreatif Mandiri kepada Prokabar.com, saat mendampingi Kakan Kemenag Agam, Edi Oktaviandi beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Ia melanjutkan saat ini sekitar setengah hektar lahan telah ditanami bawang merah dan bisa panen dalam waktu dekat. Kegiatan tidak terhenti di sini saja, akan terus dikembangkan untuk memperluas luas lahan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kami akan terus mengembangkan produksi lahan pertanian. Selain bawang merah, juga akan ditanami sayur-sayuran, buah-buahan dan bertanam cabe merah,” tuturnya.

Sementara itu, Kakan Kemenag Kabupaten Agam, Edi Oktaviandi sangat mengapresiasi kreatifitas dan inovasi sekelompok guru mengaji ini. “Di saat masa pandemi Covid-19, kondisi perekonomian dan segala sektor kehidupan mengalami gonjangan, guru-guru pendidikan Agama Islam ini malah kreatif dan berinovatif. Kami sangat bangga dan apresiasi ini,” terangnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Edi mengatakan dalam hal ini, dirinya beserta jajarannya akan berupaya membantu dan ikut serta ambil bagian dalam inovasi tersebut. Minimal ikut menyumbangkan modal bertanam. “Jika ada peluang nantinya, kita akan berupaya juga me Bantu dengan segenap peluang yang ada di Program Kementerian Agama nantinya,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB