Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Guru Mengaji Bertanam Bawang, Terinspirasi Dari Pandemi Covid-19

Dibaca : 230

Agam, Prokabar — 19 orang Guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) di Kecamatan Ampek Angkek berinovasi bertanam bawang. Mereka terinspirasi dari wabah pandemi covid-19, karena sempat terhentinya aktifitas ajar mengajar.

“Inovasi kreatif ini berawal adanya ikatan perantau mendorong terbentuknya sebuah koperasi. Agar unit usaha bersama itu berjalan sesuai rencana, maka harus ada kelompok-kelompok baru melakukan kerjasama. Potensi itu pun langsung ditangkap sekelompok guru mengaji ini. Mereka sepakat melakukan penanaman bawang, yang memang daerah ini sentral bawang merah,” ungkap Dasri, Ketua Kelompok Tani Kreatif Mandiri kepada Prokabar.com, saat mendampingi Kakan Kemenag Agam, Edi Oktaviandi beberapa waktu lalu.

Ia melanjutkan saat ini sekitar setengah hektar lahan telah ditanami bawang merah dan bisa panen dalam waktu dekat. Kegiatan tidak terhenti di sini saja, akan terus dikembangkan untuk memperluas luas lahan.

“Kami akan terus mengembangkan produksi lahan pertanian. Selain bawang merah, juga akan ditanami sayur-sayuran, buah-buahan dan bertanam cabe merah,” tuturnya.

Sementara itu, Kakan Kemenag Kabupaten Agam, Edi Oktaviandi sangat mengapresiasi kreatifitas dan inovasi sekelompok guru mengaji ini. “Di saat masa pandemi Covid-19, kondisi perekonomian dan segala sektor kehidupan mengalami gonjangan, guru-guru pendidikan Agama Islam ini malah kreatif dan berinovatif. Kami sangat bangga dan apresiasi ini,” terangnya.

Edi mengatakan dalam hal ini, dirinya beserta jajarannya akan berupaya membantu dan ikut serta ambil bagian dalam inovasi tersebut. Minimal ikut menyumbangkan modal bertanam. “Jika ada peluang nantinya, kita akan berupaya juga me Bantu dengan segenap peluang yang ada di Program Kementerian Agama nantinya,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top