Gubernur Sumbar Terbitkan Surat Edaran Pelestarian Budaya Minangkabau

Penulis -

Jumat, 18 Juli 2025 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar.com – Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi Ansyarullah kembali melakukan terobosan dengan mengambil kebijakan bentuk nyata Pelestarian, Pengembangan Kebudayaan Minangkabau. Menerbitkan Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2025 Tentang Babudaya Minang.

“Surat Edaran ini berdasarkan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat, Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tertib Kedinasan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 06/SD/GSB-2022 tentang Pakaian Kerja Pegawai/Karyawan setiap hari Kamis dan Jumat serta dalam rangka melestarikan, mendorong dan mengembangkan budaya Minangkabau sebagai upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat yang bersendikan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, maka melalui surat edaran ini mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menguatkan kembali identitas Minang dengan mengimplementasikan di Kantor dan di sekolah.” Terang Gubernur Sumatera Barat, sesuai tertuang dalam surat edaran tersebut.

Baca Juga :  Dinas Kesehatan Dharmasraya Targetkan Empat Wilayah Puskesmas Sasaran Sosialisasi Gema Cermat

Dalam himbauan itu, Gubernur Sumatera Barat meminta seluruh lingkungan perkantoran menggunakan pakaian adat khas daerah masing-masing, terutama pakaian Minang untuk masyarakat Minangkabau. Pada Hari Kamis menggunakan pakaian batik bercorak atau motif khas Minangkabau.

Baca Juga :  Idul Adha 2026 Pasaman Sembelih 1850 Hewan Kurban

“Khusus hari Jumat, pria menggunakan baju Taluak Balango atau Baju Guntiang Cino. Sedangkan wanita menggunakan baju Kuruang Basiba,” ungkapnya.

Selanjutnya, setiap pertemuan atau rapat kedinasan, melestarikan kuliner khas Minangkabau sebagai ragam kekayaan budaya bangsa berkearifan lokal. “Saat rapat atau pertemuan, menyajikan makanan khas seperti Nasi Padang sambal Rendang, Ragam Gulai, Sate Padang dengan minuman Teh Talua atau Teh Daun Kawa,” tuturnya.

Baca Juga :  Usai Dilaporkan, Kajari Pasaman Disposisi Laporan Dugaan Kasus Pembangunan SMKN 1 Simpati

Sedangkan untuk snack dalam kodak atau hidangan di atas meja berupa kue talam, onde-onde, kacimuih, pinunkui, lapek Ubi, lapek pisang, lapek bareh dan sebagainya. “Penggunaan Bahasa Minang juga harus dilakukan. Contohnya mengucapkan Salamaik Datang atau ucapan Tarimokasih,. Termasuk berbalas pantun Minang. Dan pemberlakuan ini juga harus terlaksana setiap Satuan Kerja Pendidikan atau seluruh tingkatan sekolah,” tutup Buya Mahyeldi Ansyarullah. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Maigus Nasir Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban 964 Kg dari Presiden Prabowo di Padang
Rusak Alam Lewat Tambang Liar, Siap-Siap Terima Azab Allah! Alquran Sudah Peringatkan 15 Abad Lalu
Sapi Kurban Bantuan Presiden Disembelih Masyarakat Simpati Pasaman
Dalam Suasana Idul Adha 1447 H, Skuad PSP Tim Perdana Yang Tiba di Yogyakarta
Ribuan Jamaah Padati PT Semen Padang, Iduladha 1447 Hijriah Jadi Momentum Menebar Kepedulian
Idul Adha 2026 Pasaman Sembelih 1850 Hewan Kurban
Dinas Kesehatan Dharmasraya Targetkan Empat Wilayah Puskesmas Sasaran Sosialisasi Gema Cermat
Wali Kota Fadly Amran Shalat Idul Adha 1447 H di Masjid Agung Nurul Iman Padang, Serahkan Hadiah Rp180 Juta

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:35 WIB

Wakil Wali Kota Maigus Nasir Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban 964 Kg dari Presiden Prabowo di Padang

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:11 WIB

Rusak Alam Lewat Tambang Liar, Siap-Siap Terima Azab Allah! Alquran Sudah Peringatkan 15 Abad Lalu

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:13 WIB

Dalam Suasana Idul Adha 1447 H, Skuad PSP Tim Perdana Yang Tiba di Yogyakarta

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:27 WIB

Ribuan Jamaah Padati PT Semen Padang, Iduladha 1447 Hijriah Jadi Momentum Menebar Kepedulian

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:34 WIB

Idul Adha 2026 Pasaman Sembelih 1850 Hewan Kurban

Berita Terbaru