Daerah

Gubernur Sumbar Tekankan PNS dan PPPK Bekerja Ikhlas, Cerdas, Kerja Keras Serta Bekerja Tuntas

Dibaca : 108

Padang, Prokabar – Pemprov Sumbar membutuhkan aparatur yang mampu bekerja keras, bersinergi dengan masyarakat untuk percepatan pelaksanaan program kerja yang direncanakan.

Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikannya dalam Apel sekaligus penyerahan SK PNS Pemprov, kabupaten/kota se-Sumbar di lapangan Kantor Gubernur, Senin (15/3/021).

Berdasarkan UU No.5/2014 tentang ASN, kenaikan pangkat bukanlah hak pegawai, namun apresiasi terhadap kinerja dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

“Hal ini tentu menjadi konsekuensi untuk menunjukkan bahwa Saudara pantas atas kenaikan pangkat dan jabatan ini,” kata Gubernur Sumbar.

Selanjutnya Gubernur mengucapkan selamat kepada PNS yang menerima SK Kenaikan Pangkat Periode 1 April 2021 Golongan I sampai dengan Golongan IV.

“Saya mengajak seluruh aparat Pemprov menunjukkan diri bahwa semakin tinggi golongan pangkat dan jabatan juga semakin tinggi menunjukkan profesionalisme,” ujarnya.

Terlebih golongan IV tidak saja mempertunjukkan sinergitas karena telah berada di golongan puncak tetapi harus melakukan senergitas pelayanan kepada masyarakat.

“Sehingga kehadiran saudara sekalian yang mampu menjadi contoh dan teladan bagi para PNS di bawahnya,” katanya.

“Ketika Saudara melakukan pekerjaan sebaik-baiknya karena Allah SWT, maka Allah akan memberikan kemudahan dalam bekerja,” ucapnya.

Makanya demi bangsa, negara dan daerah ini, harus memberikan kinerja yang baik, harus menghadiri kualitas untuk daerah Sumbar.

Gubernur Sumbar juga mengucapkan selamat dan apresiasi kepada yang menerima Keputusan Gubernur Sumatera Barat Tentang Pengangkatan PPPK di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Saudara-Saudara telah melewati proses yang panjang, mulai dari pendaftaran komputerisasi, lulus seleksi administrasi sampai seleksi kompetensi yang berbasis komputer,” katanya.

Gubernur minta PPPK menunjukkan kinerja dan sikap yang baik, penuhtanggung jawab, serta terhindar dari persoalan yang mengagalkan untuk rekomendasi penetapan kembali tahun berikutnya sebagai PPPK. (*)

 


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top