Gubernur Sumbar: Tekan Kematian, Tingkatkan Kesembuhan

Penulis -

Senin, 5 Oktober 2020 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar —  Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meminta penanganan Covid-19 didaerah tersebut lebih ditingkatkan, khususnya treatment pasien dengan kategori berat dan memiliki komorbid atau penyakit bawaan. Penanganan cepat dan baik diyakini akan berimbas pada penekanan angka kematian serta kenaikan jumlah kesembuhan.

Untuk itu, pemerintah provinsi menghadirkan dinas kesehatan kabupaten kota dan direktur rumah sakit se-Sumatera Barat pada Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 yang dilakukan secara virtual, Senin (5/10).

“Rapat bertujuan menyamakan persepsi, menyatukan langkah dalam menangani pasien Covid-19, yang dimulai dari tracking, testing, isolasi dan treatment. Saya mengharapkan seluruh stakeholder terkait dapat berkoordinasi dengan baik tanpa saling melempar tanggung jawab. Sebab, seluruh tahapan proses penanganan melibatkan pihak-pihak yang hadir saat ini,” sebut Irwan diawal rapat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Lebih lanjut diutarakannya, tingkat kematian akibat Covid-19 di Sumbar kurang dari 2% dan masih dibawah rata-rata nasional. Sementara tingkat kesembuhan mencapai 51% dan diyakini akan terus naik persentasenya.

“Saya yakin, dengan penanganan serius dari tenaga kesehatan, tanpa mendahului tuhan, angka kematian bakal dapat terus ditekan dan kesembuhan bisa kita tingkatkan,” ujar gubernur.

Karenanya, dia mengharapkan koordinasi terus terjalin, baik itu antara dinas kesehatan dengan rumah sakit, maupun antar sesama rumah sakit.

“Ciptakan koordinasi intens. Seperti dalam menerima pasien. Masing-masing rumah sakit harus mengerti kemampuannya. Rumah sakit daerah hanya menerima pasien ringan sampai sedang. Sementara rumah sakit rujukan Covid-19 pasien sedang hingga berat tanpa komorbid. Sedangkan pasien berat dengan penyakit bawaan sebaiknya dirujuk ke rumah sakit pusat (M. Djamil) dan rumah sakit lain yang lengkap alat penunjangnya,” jelas Irwan panjang lebar.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Disinilah peran dinas kesehatan sebagai regulator mobilisasi pasien. Dinkes kabupaten kota dapat mengarahkan rumah sakit dalam menentukan rujukan terhadap pasien yang diterima jika dirasa tak mampu untuk menanganinya.

“Jangan ada tolak menolak merawat pasien. Apalagi jika pasiennya sudah gawat. Keterlambatan penanganan dari pihak keluarga hingga rumah sakit, diantara penyebab kematian,” terang Irwan.

Melalui aplikasi dan penggunaan IT, dinkes mampu mengetahui jumlah kapasitas rumah sakit rujukan. Hasil tersebut dikirim ke semua rumah sakit daerah, sehingga keadaan real time ketersedian tempat tidur dapat diketahui.

Begitu juga kebutuhan alat dan tenaga kesehatan. Koordinasi antar sesama rumah sakit juga diperlukan untuk pemenuhannya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Jika ada nakesnya yang berlebih atau dirumahkan, coba dikirim ke rumah sakit yang membutuhkan. Termasuk alat, kalau ada ventilator tak terpakai, kirimlah ke M. Jamil. Disana sangat membutuhkan. Untuk administrasi, nanti diatur teknisnya,” tambah gubernur.

Terakhir, Gubernur Irwan mengapresiasi kinerja rumah sakit dan dinas kesehatan selama ini dalam menangani pandemi Covid-19.

“Terima kasih pada semua rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta atas kerja kerasnya selama ini. Begitu juga seluruh tenaga kesehatan. Semoga Anda semua selalu dilindungi ALLAH. Saat ini yang Kita perlukan koordinasi maksimal dalam menghadapi pandemi. Mari hilangkan semua ego. Mudah-mudahan wabah ini segera berakhir,” pungkasnya. (rel/JR)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB