Gubernur Sumbar Lepas Kloter Pertama Embarkasi Padang

Penulis -

Selasa, 17 Juli 2018 - 01:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno secara resmi melepas keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama calon jemaah haji (CJH) Embarkasi Padang di Asrama Haji Tabing, Senin malam.

Pada kesempatan itu Irwan berpesan kepada seluruh jamaah haji asal Sumbar agar mempersiapkan diri secara fisik dan mental karena ibadah haji penuh dengan tantangan.

“Calon haji yang berangkat tahun ini adalah orang yang terpilih karena masa tunggu untuk berangkat haji saat ini di Sumbar telah mencapai 17 tahun di daerah lain bisa lebih lama,” kata dia.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia mengimbau calon haji agar memanfaatkan dengan baik kesempatan yang ada dengan memaksimalkan ibadah di Tanah Suci.

Pelepasan dilakukan dengan serah terima bendera merah putih oleh Gubernur kepada ketua kloter I di saksikan anggota Komisi VIII DPR Asli Chaidir, Kepala Kantor Perwakilan Kementerian Agama Sumbar Hendri dan lainnya.

Sementara, Kepala Kantor Perwakilan Kementerian Agama Sumbar Hendri menyampaikan kloter pertama berjumlah 392 orang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Selasa 17 Juli 2018.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Jamaah akan berangkat pada pukul 07.20 WIB dari Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman menuju Bandara Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz Madinah menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 300 ER.

Total calon jamaah haji yang berangkat melalui embarkasi Padang pada 2018 berjumlah 6.367 terdiri atas 17 kelompok terbang.

Dari 6.367 orang tersebut sebanyak 4.646 orang berasal dari Sumbar dan 1.641 orang Bengkulu serta didampingi 80 petugas haji, kata dia.

Untuk kloter I semua jamaah berasal dari kota Padang dengan jamaah tertua bernama Sabarudin Maisin usia 80 tahun dan termuda Alvin Rianda usia 16 tahun.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara Anggota Komisi VIII DPR Asli Chaidir mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan kondisi penginapan dan pelayanan jamaah di Tanah Suci dam memastikan pada tahun ini kondisinya lebih baik.

Ia berpesan agar calon haji menjaga kondisi kesehatan karena cuaca saat di Tanah Suci cukup panas dengan banyak minum air dan mengkonsumsi buah-buahan.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB