Gubernur : Niniak Mamak Harus Jadi Benteng Pengaruh Radikalisme

Penulis -

Sabtu, 19 Mei 2018 - 00:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batusangkar, Prokabar – Sumbar siaga satu, apapun bisa terjadi di masyarakat, termasuk terorisme. Apa yang diperbuat? Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meminta masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan. Termasuk memantau warga baru dilingkungan masing masing.

“Jika ada warga baru dengan gerak gerik mencurigakan, laporkan,” Tegas Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di hadapan ratusan jamaah Masjid Muhammadiyah Batusangkar.

Gubernur Sumbar bersama rombongan Tim Safari Ramadan, mengunjungi Batusangkar pada Jumat (18/5) malam. Dalam rombongan itu juga ikut Kanwil Kemenag Sumbar, GM Pelindo, dan pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sumbar.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Sumatera Barat dikatakan gubernur masih relatif aman dari ancaman terorisme. Kondisi ini tidak terlepas dari kepedulian masyarakat yang masih peduli dengan dinamika lingkungan.

“Tadi saya menelpon Kapolda, dan beliau menyatakan sampai saat ini kondisi Sumatra Barat masih aman” tutur Irwan Prayitno.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Walaupun aman, namun masyarakat diminta untuk tidak lengah. Bibit-bibit radikalisme bisa tumbuh dimana saja, dan menular kepada siapa saja. Gubenur meminta peran orang tua dan niniak mamak diitingkatkan dalam pengawasan.

“Pemerintah dan polisi tidak akan mampu memantau hingga ke pelosok pelosok daerah, disini peran Mamak mengawasi kemenakan diperlukan,” tukuk gubernur.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Dalam sambutannya, Gubernur juga menyayangkan keterangan terduga otak pelaku Bom Thamrin, Aman Abdurahman dalam persidangan. Pimpinan JAD tersebut menghalalkan darah sesama muslim yang taat pada sistem demokrasi.

Menurut Gubernur, perlu adanya pemberian pemahaman tentang syahid menurut Al Quran dan sunnah kepada penganut paham Radikal tersebut. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB