Padang, Prokabar – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, resmi melantik 12 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Pelantikan yang berlangsung di Auditorium Gubernuran Sumbar ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi untuk meningkatkan profesionalisme, efisiensi, dan kualitas pelayanan publik. Berdasarkan Keputusan Gubernur Sumbar Nomor 821/3378/BKD-2025, berikut daftar pejabat yang dilantik beserta posisi baru dan jabatan sebelumnya:
1. Luhur Budianda, sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata, kini menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
2. Lila Yanwar, eks Kepala Dinas Kesehatan, kini menjadi Kepala Dinas Pariwisata.
3. Nizam Ul Muluk dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, kini menjabat Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia.
4. Maifrizon, sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, kini menjabat Sekretaris DPRD.
5. Febrina Tri Susila Putri, eks Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura, kini menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan.
6. Aklima, sebelumnya Direktur RSJ Prof. Dr. HB Saanin Padang, kini menjabat Kepala Dinas Kesehatan.
7. Habibul Fuadi, eks Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Kota Padang, kini menjadi Kepala Dinas Pendidikan.
8. Afniwirman, sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam, kini menjabat Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura.
9. Barlius, eks Kepala Dinas Pendidikan, kini menjadi Kepala Badan Pengembangan dan Sumber Daya Manusia.
10. Mursalim, sebelumnya Kepala Biro Administrasi Pimpinan, kini menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
11. Rudi Rinaldi eks Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kini menjadi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik.
12. Firdaus Firman, sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok Selatan, kini menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa rotasi ini dilakukan melalui proses uji kompetensi berbasis sistem merit, dengan mempertimbangkan kompetensi, kualifikasi, pengalaman, integritas, dan rekam jejak para pejabat.
“Pelantikan ini bertujuan memperkuat kinerja pemerintahan. Semua pejabat yang dilantik harus bekerja profesional, berintegritas, serta berorientasi pada hasil,” ujar Mahyeldi.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, seraya menambahkan.
“Itu semua perlu dilakukan demi terwujudnya pelayanan publik yang prima.” pungkasnya.
Pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, Sekretaris Daerah Arry Yuswandi, serta pimpinan organisasi perangkat daerah lainnya. Dengan adanya reshuffle ini, Pemprov Sumbar optimistis dapat mempercepat realisasi program pembangunan, termasuk di sektor pariwisata, kesehatan, pendidikan, dan pengelolaan sumber daya manusia, guna mendukung visi pembangunan daerah yang lebih maju dan sejahtera.
Penulis : Nofal Wiska
Editor : Nofal Wiska
















