Padang, Prokabar – Riset atau penelitian sangat berperan dalam kemajuan daerah. Penelitian mampu mempercepat pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat Rapat Koordinasi Kelitbangan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020 diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Barat dengan tema “Sinergitas Hasil Kelitbangan Terhadap Implementasi Percepatan Pembangunan Daerah” di Hotel Mercure, kemarin.
“Hasil penelitian penelit perlu untuk diarahkan secara efektif dan efisien sehingga berguna dalam membantu pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan agar lebih bermakna sesuai dengan prioritas dan kepentingan daerah dalam perencanaan serta memperkuat jejaring informasi, dan kerja sama penelitian dengan perguruan tinggi, maupun lembaga lainnya, guna percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.
Dilanjutkan, agar hasil penelitian tersebut dapat terinformasikan, salah satu cara melalui e-riset yakni sistem aplikasi himpunan hasil penelitian dari berbagai sumber Perguruan Tinggi dan Lembaga Litbang di Sumbar dalam sebuah sistem elektronik.
“Melalui web eriset.sumbarprov.go.id yang akan di link kan dengan web perguruan tinggi yang menangani hasil-hasil penelitian, agar masyarakat bisa memantau kebijakan dari pemerintah berdasarkan kajian penelitian,” jelas Irwan.
Selanjutnya gubernur Sumbar menyampaikan dalam Rakor tersebut diharapkan dapat menghasilkan berbagai kemajuan di Sumbar, seperti yang pertama, memajukan dan meningkatkan kualitas Pendidikan, Penelitian, Pengembangan, Pengkajian dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang menghasilkan Invensi dan Inovasi.
Kedua, meningkatkan intensitas dan kualitas interaksi, kemitraan, sinergi antar unsur Pemangku Kepentingan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Selanjutnya, meningkatkan pemanfaatan Ilmu Pengelahuan dan Teknologi untuk pembangunan nasional berkelanjutan, kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, dan keempat, Meningkatkan kemandirian, daya saing bangsa, dan daya tarik bangsa dalam rangka memajukan peradaban bangsa melalui pergaulan internasional.(*/mbb)
















