Gubernur Irwan Prayitno : Orang Rantau Seringlah Pulang Kampung, Bangun Nagari

Penulis -

Minggu, 17 Juni 2018 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesel, Prokabar – Gubernur Sumbar,  Irwan Prayitno beserta isteri Nevi Zuairina mengahadiri acara Pulang Basamo,  Keluarga Besar M. Arif (Gaek Camin)  di Pantai Salido, Koto Salido,  Kabupaten Pesisir Selatan,  Minggu (17/6).

Adapun M. ARIF  merupakan kakek dari Ibu Nevi Zuairina. Acara Pulang Basamo ini bertemakan “Baciok Bak Ayam,  Sadanciang Bak Basi Mampa Arek Ranah Jo Rantau” yang artinya seiya sekata, satu pendapat atau kompak, mempererat tali silaturahmi antar perantau di kampung halaman, karena adat Minangkabau mengutamakan persatuan dan kesatuan, dan rasa kebersamaan. 

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Gubernur Sumatera Barat mengajak para perantau Minang untuk sering pulang kampung agar terjalin silaturahmi, saiyo sakato  basamo mambangun nagari. 

“Yang dirantau seringlah pulang kampung,  saiyo sakato basamo kito bangun nagari” ungkapnya. 

Dalam sambutannya gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengajak para perantau untuk bersyukur diberikan waktu berkumpul dan bersilaturahim disuasana lebaran ini,  selaku sumando Irwan Prayitno mengucapkan terimakasih dan selamat kepada ketua panitia Bapak Ishak Arman yang juga urang sumando di Keluaraga M. Arif  sehingga dapat mengumpulkan keluarga M.Arif yang ada di perantauan sebanyak 400 orang.  

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Dari cicit hingga nenek buyut kompak semua, kami bangga bapak ibu kompak yang datang beramai-ramai dari rantau.

Gubernur mengapresiasi kegiatan ini, yang berbagai suku namun sedarah dari M.Arif (Gaek Camin).  Lepaskan dulu beban pikiran,  yang penting kumpul dengan keluarga. 

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Dilihat dri bait lagu anak salido “Anak Salido ka parantauan,  pandan dibaok untuk dipadagangkan ” merupakan inspirasi bagi anak-anak kita untuk merantau, namun tetaplah ingat kampung halaman ungkapnya. 

Ia mengingatkan kita berasal dari satu keluarga besar mari saling kenal antara anak dengan kamanakan,  anak dipangku kamanakan dibimbing.

(*/ril/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB