Padang, Prokabar – Grup randai Alang Babega diresmikan kamis (9/12) malam, di kawasan tui, Kelurahan Kuranji, kecamatan Kuranji. Walikota Padang yang meresmikan langsung Grup Randai ini, berharap, Alang Babega dapat terus berkembang pesat dari segi jumlah dan prestasi. Terutama menjadi wadah dalam pelestarian randai yang menjadi seni budaya tradisional di ranah minang.
“Kami berharap semakin banyak generasi muda di Kuranji ini, yang ikut melestarikan seni budaya, tentu dapat membentuk karakter anak-anak dan remaja sejak dini. Muaranya tentu agar mental generasi muda dapat semakin baik,” sebut Hendri Septa.
Walikota 45 tahun ini juga meminta agar para orangtua dapat menjaga anak kemenakannya, agar kejadian yang mencoreng ranah minang seperti pencabulan, sodomi dan lainnya kepada generasi muda yang terjadi di salah satu kecamatan di Kota Padang, tidak lagi terjadi.
Khusus mimpi di Kecamatan Kuranji, Hendri Septa menyampaikan keinginannya, agar nagari Pauh IX, Kecamatan Kuranji dapat memiliki kampung adat dengan rasa tempo dulu. Dimana tidak ada listrik, atau dengan penerangan sederhana, serta beragam kuliner khas tempo dulu, sehingga menjadi destinasi wisata yang berbeda dari yang lain.
Dan ini diyakini dapat meningkatkan kunjungan wisata. Didalamnya juga terdapat aneka hiburan seni tradisional yang akhirnya meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.
“Tantangan ini hanya dapat terwujud jika pemerintah Kecamatan, kelurahan, dan tokoh adat serta berbagai lapisan masyarakat bersinergi bersama-sama,” lanjut Hendri Septa.
Beberapa perkembangan situasi kota terakhir juga disampaikan Walikota dalam kegiatan yang dibarengi dengan pelantikan Ketua RW 03 kelurahan Kuranji, Zulfa Hendri ini. Mulai dari ajakan agar terus meningkatkan jumlah warga untuk dapat divaksin, dimana saat ini pencapaian vaksin sudah 71 persen.
Pencapaian ini, membuka kemungkinan sekolah tatap muka secara penuh pada januari 2022. Untuk itu, seluruh orangtua diminta menjaga anak-anak terutama remaja, agar tidak keluyuran, atau menghabiskan waktu atau malam hari pada periode PPKM Nataru 24 Desember hingga 2 Januari.
Selanjutnya Walikota Padang Hendri Septa juga menyampaikan rencana peletakan batu pertama pembangunan Youth Center, sebagai wadah generasi muda berkreasi, pada Februari mendatang, di Gedung Bagindo Azis Chan.
“Insya Allah, pada Juni atau selepas Idul Fitri, sudah dapat dipergunakan oleh generasi muda Kota Padang,” tukas suami Genny Putrinda ini.
Grup Randai Alang Babega diketuai oleh Syahrial, dan saat ini telah memiliki 46 anggota, yang berlatih dua hingga tiga kali dalam sepekan.
Potensi Grup Randai Alang Babega di RW 03 Kelurahan Kuranji ini cukup besar, karena memiliki guru randai kenamaan, Syarifuddin Rajo Basa, yang mampu menjadi tiga terbaik saat Festival Randai semasa Walikota Syahrul Ujud. Dalam peresmian yang dilakukan di halaman sebuah rumah yang menjadi lokasi berlatih grup Randai Alang Babega, turut hadir Anggota Dprd Sumbar dapil Kota Padang, Maigus Nasir, Kabid Kebudayaan Amriman, Kabag Prokopim, Amrizal Rengganis, Camat Kuranji, Eka Putra Buhari, Lurah Kuranji Kasma Efendi, tokoh pemuda Erianto “mahmuda”, dan juga Sekretaris dan Ketua harian IPSI Kota Padang, Mulyadi Muslim serta Erman Jamal.
Ketua KAN Pauh IX Kuranji Suardi Dt Rajo Bujang dan Ketua LKAAM Suardi Z Datuak Garang.
Maigus Nasir, berharap peresmian Grup Randai Alang Babega, dapat menjadi contoh di Kota Padang, dan Provinsi Sumatera Barat umumnya, agar filosofi anak dipangku kamanakan _dibimbiang_urang kampuang _dipatenggangkan_dapat teraplikasi dalam kehidupan sehari hari.
“Momen peresmian Grup Randai Alang Babega ini diharapkan mambangkik batang tarandam, karena dengan telah aktifnya grup randai Alang Babega, membuktikan ada kepedulian ninik mamak dan juga tuo-tuo silek, serta tokoh tokoh di tui kuranji secara umum, terhadap pembentukan karakter generasi mudanya,” tegas Maigus Nasir.(adh)
















