Goresan LHP BPK Harus Segera Ditindaklanjuti dan Diperbaiki, Nurnas : Jangan Jadi Noda WTP Berturut-turut

Penulis -

Jumat, 12 Juni 2020 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Prokabar — Rapat Kerja Komisi I DPRD dengan mitra kerja di jajaran Pemprov Sumbar, Rabu-Kamis kemarin terkait Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2019 dan Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Sumbar.

Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar HM Nurnas memang sangat konsen terkait folow up LHP BPK tersebut.

“Percuma Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) disematkan ke Pemprov Sumbar berturut-turut, jika ada goresan noda terkait beberapa catatan di LHP dianggap angin lalu saja oleh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumbar,” ujar HM Nurnas kepada wartawan usai rapat kerja kemarin itu.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Menurut HM Nurnas OPD harus segera memperbaiki jangan ditunggu pula LHP tahun depan.

“Dan jangan jadikan catatan LHP angin lalu, segera selesaikan tindak lanjut LHP-BPK itu dan jangan pula menciderai WTP,”ujar HM Nurnas.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Di bagian lain kata Nurnas terkait penyerapan Belanja Tidak Langsung (BTL) di APBD 2019, tidak salah Komisi I DPRD Sumbar mengapresiasi empat OPD yang sukses serapan anggaran 99 persen lebih.

“Disperindag Inspektorat, Bakeuda dan Sekwan DPRD Sumbar, ini arti nya mereka di anggarab perubahan mereka cek lagi dan bagi yang masih di bawah 90 persen dan ada pula yang berada di 74 persen belajarlah kepada empat OPD ini,”ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selain itu HM Nurnas mendukung masuk nya BKD ke TAPD karena masih ada angapan Belanja Tidak Langsung (BTL) di Belanja Pegawai ini seperti menjadi tabungan bagi OPD.

“Supaya clear dan clean pengelolaan Belanja Tidak Langsung (BTL) pada Belanja Pegawai, maka BKD pas masuk ke jajaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),”ujarnya. (rls/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB