Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Gerakan Ekonomi Masyarakat, GOW Pasaman Berdayakan Kaum Ibu Memproduksi APD

Dibaca : 190

Pasaman, Prokabar — Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pasaman, Mira Delima Atos Pratama meninjau langsung pembuatan Alat Pelindung Diri (APD) jenis pakaian hazmat oleh kelompok ibu-ibu penjahit di Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpati.

APD itu diperuntukkan bagi para bidan desa di 37 nagari di Pasaman, agar terhindar dari penularan wabah corona. Kelompok penjahit ini tergabung dalam wadah binaan PKBM Al-Huda Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpati dengan jumlah 50 orang.

Menurut Mira, pihaknya sengaja melibatkan ibu-ibu di PKBM Al Huda itu untuk penyediaan APD bagi tenaga medis di tengah terbatasnya ketersediaan APD dalam penanggulangan wabah corona.

Ia menambahkan, rata-rata kaum ibu di Kecamatan Simpati memiliki kepandaian menjahit. Atas dasar itu pula pihaknya melibatkan mereka untuk memenuhi ketersediaan APD bagi bidan desa.

“Alhamdulillah, di Simpati ini hampir seluruh kaum ibu punya kepandaian menjahit, membordir, dan menyulam. Sudah saatnya kita percayakan pada anak nagari untuk meproduksi APD ini. Jangan lagi serba import,” ujarnya.

Ia berharap, upaya GOW memberdayakan ibu-ibu dalam pembuatan APD di kampung itu dapat memberikan nilai tambah serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat di tengah pandemi corona yang belum mereda.

Mir mengajak pelaku UMKM dan komunitas ibu lainnya memproduksi pakaian APD untuk tenaga medis agar mereka terlindungi dari penularaan corona.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada kelompok ibu-ibu di sini yang cepat dan tanggap dalam menghadapi pandemi corona. Menurut saya, ini hal yang sangat baik untuk mengisi waktu luang selama di rumah,” imbuhnya, Rabu (22/7).

Selain memproduksi APD bagi para bidan desa, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Huda juga memproduksi pembuatan cairan antiseptik serta masker. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top