Maninjau, Prokabar.com – Aksi sosial gerak cepat Muhammadiyah Disaster Management Center atau MDMC Provinsi Sumatera Barat ikut berperan menanggulangi bencana banjir bandang yang terjadi. Kejadian serentak sejak Kamis, 27 November 2025 sampai saat ini, Minggu, 26 Januari 2026 terus berjibaku di sejumlah lokasi pusat pemukiman pengungsian korban bencana.
Setelah menyalurkan logistik pada korban banjir di Padang Pariaman dan korban banjir bandang di Malalak, Tim MDMC Sumbar langsung bergerak ke Salareh Aia Palambayan. Selama sebulan lebih, salah satu organisasi Islam terkemuka ini intens membantu korban bencana banjir bandang dalam penanganan dan pemulihan kondisi korban di sana.
Fortito, Ketua MDMC Sumbar mengatakan, setelah melakukan pendistribusian logistik secara penuh langsung ke korban bencana di Sintoga Padang Pariaman dan Malakak, pihaknya juga bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Relawan lainnya pendirian posko penanganan bencana dan dapur umum di Palembayan.
Bencana banjir bandang yang bertubi-tubi melanda Sumatera Barat. Selepas Padang Pariaman dan Kabupaten Agam di Malalak, Palembayan dan Maninjau, banjir bandang juga melanda Batu Busuak Kota Padang.
“Kami ikut berperan membantu korban banjir bandang di Batu Busuak Kota Padang, banjir di Padang Pariaman, korban banjir bandang di Malalak, Palembayan dan Tanjung Raya Maninjau. Bantuan kita berupa penyaluran logistik dan air bersih dari MDMC Pusat, juga pembuatan saluran air bersih berupa pipanisasi dan sumur bor. Kami juga ikut mendirikan rumah hunian sementara dan bangunan sekolah di Padang Pariaman, Palembayan dan Maninjau,” ujarnya. (rud)
















