Pariaman, Prokabar – Walikota Pariaman, Genius Umar selalu punya ide ide jenius. Terbaru adalah Program Kota Sehat Terintegrasi dan peningkatkan kualitas hidup menuju kesejahteraan.
Langkah tersebut dilakukan dengan menggunakan APBD kota Pariaman yang dititip ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat untuk program pendidikan gratis 12 tahun bagi semua orang yang bersekolah sampai SMA di pariaman.
Genius juga menyiapkan satu rumah satu sarjana yang populer di sebut SAGA SAJA. Dimana anak keluarga tidak mampu dikuliahkan di kampus kampus advokasi terbaik sehingga mereka siap bekerja profesional.
“Harapan kita dengan kuliah di kampus advokasi mereka bisa membantu keluarga nya lebih cepat menuju hidup berkualitas,” kata Genius Umar.
Genius Meyakini, warga yang miskin karena tidak sekolah dan kalau Tidak sekolah mereka menjadi miskin.
“Ini harus diputus tidak boleh ada anak tidak bersekolah di Pariaman,” tegas Genius.
Tidak hanya itu Genius juga menetapkan bersekolah 5 hari saja agar Sabtu dan Minggu anak anak bisa bermain dan berkumpul bersama keluarga atau anak anak juga ikut kegiatan olahraga yang fasilitas penunjang tersedia di pariaman. Tahun ini berdasarkan team penilaian kemendikbud semua sekolah di pariaman terakreditasi A.
Untuk BPJS Warga Tidak Mampu juga dibayarkan oleh Pemerintah, sehingga semua warga yang sakit bisa mendapatkan layanan kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit. Dalam upaya ODF 100 persen, semua rumah harus punya jamban.
“Untuk itu Pariaman menyiapkan jamban yang dibantu Pemerintah pusat dan sisanya dari desa sehingga akhir oktober 2022 terjawab sudah 100 persen ODF selesai,” katanya.
Untuk mempercepat kebiasaan pagi yang ada di pantai dan di pinggiran sungai semua jalan jalan ini dibuka oleh walikota dan sepanjang 2021 selama pendemi Covid 19 saat orang bekerja dari rumah. Genius Mengajak Staff dan warganya bekerja dari lapangan , gotong royong membuka jalan 16 ruas sepanjang 40 KM
Membuka jalan 40 KM dan 16 ruas tentu saja banyak sekali kisah yang haru biru. Melihat kegigihan genius dan cara pendekatan yang dilakukan bersama warga dan perantau banyak warga yang suka rela membongkar rumahnya,
“Keterbatasan tidak boleh membuat kita berhenti berinovasi dalam melayani masyarakat, ini yang selalu saya sampaikan kepada seluruh OPD agar Ketahanan Kota yang dimulai dari ketahanan keluarga, ketahanan desa, ketahanan sosial, ketahanan pariwisata dan ketahanan budaya agar saling menguatkan untuk strategi percepatan pariaman menuju kota sehat terintegrasi,” jelas Genius.
Kualitas hidup yang lebih baik perlindungan perempuan dan anak bahkan perda No 7 – 2022 ketahanan keluarga juga telah disiapkan genius pada tanggal 26 oktober 2022 ,
Genius juga telah membentuk 4 desa model sebagai Desa Ramah Perempuan dan Anak dan Bulan ini diminta semua desa di pariaman adalah desa yang melindungi perempuan dan anak dari kekerasan, sebagai bentuk implementasi UU TPKS 12 – 2022
Dubalang dan Pendamping Desa yang diberi honor setiap bulannya diminta membuat laporan dan berani bicara jika melihat, mendengar dan mengetahui adanya kekerasan di wilayah kerjanya
Untuk Menghapus Stunting di Pariaman , Genius mengusulkan afirmasi melalui kemenkes agar kementrian perikanan kelautan agar bisa membangun cold storage agar hasil tangkapan ikan nelayan nelayan dan inovasi ikan olahan untuk anak anak usia sekolah terpenuhi kebutuhan gizinya , malu kita kota yang dipinggir laut dengan kekuatan nelayan ikan yang cukup , seharusnya angka stunting tidak lagi harus ada di pariaman , Pendidikan Pra Nikah bekerja sama dengan Kementrian Agama sebagai salah satu bentuk pengetahuan pemenuhan hak terhadap perempuan , melindungi dari aksi kekerasan dan juga pengetahuan awal agar anak sehat tanpa stunting
Diharapkan Cold storage yang diusulkan ke Kementrian Perikanan dan Kelautan ini akan meningkatkan perekonomian nelayan di kota pariaman , semoga saja kementrian perindag atau kemenkop juga bisa membantu kelompok kelompok nelayan mesin olahan ikan sehingga ini semua menjadi terintegrasi , kebutuhan dasar rumah nelayan juga sudah layak melalui bantuan PUPR
UMKM yang tumbuh di Pariaman juga terus diberikan peningkatan kapasitas , tidak hanya strategi pemasaran , kemasan tapi menjaga kualitas rasa dan hygenis sehingga pariaman sebagai kota sehat terintegrasi bisa terwujud
Pariaman sebagai kota pariwisata harus menuju kualitas tourism , dengan hutan mangrove desa apar dan pelestarian penyu adalah bentuk pariwisata berkelanjutan yang tentu saja pada akhirnya blue ekonomi dan green ekonomi menjadi bahagian menuju kualitas hidup dan kesejahteraan. (rls)
















