Opini

Generasi Muda Sumbar di Era Millenial, Peluang dan Tantangan

Oleh : Ir H. Mulyadi

Anggota DPR RI, Fraksi Demokrat

Generasi muda dihadapkan pada tantangan yang berat. Mulai dari pendidikan hingga mendapatkan pekerjaan. Tapi, generasi muda juga memiliki banyak peluang. Tergantung kepada kemauan dan keseriusan dalam belajar.

Sekarang eranya unicorn atau start-up. Sejumlah unicorn kini telah mendunia. Ada Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, Bukalapak dan lain sebagainya. Kesemuanya juga telah menghasilkan uang dalam jumlah besar serta membuka lapangan pekerjaan.

Dengan unicorn, produk UMKM jadi mendunia. Dengan start-up pula, banyak orang bisa mewujudkan mimpi. Berkat kemajuan teknologi, setiap celah bisa bernilai ekonomi tinggi. Dengan teknologi, sesuatu yang tak mungkin akan jadi mungkin.

Generasi muda Sumatera Barat perlu mengambil peluang itu. Kita ingin, ada pula start up baru yang muncul dari Sumatera Barat. Bila ditelisik sejarah kelahiran Traveloka, konon kabarnya berawal dari si pembuat aplikasi yang susah mendapatkan tiket untuk Padang-Jakarta.

Artinya, generasi muda Sumbar punya kemampuan untuk bergelut dengan teknologi. Ke depan, hendaknya ada anak muda baru yang menghasilkan karya besar dan bermanfaat bagi banyak orang. Generasil milenial dari daerah ini, hendaknya melakukan riset kecil-kecilan yang nantinya menghasilkan karya besar.

Sebagai anggota DPR, tugas saya bagaimana mendorong pemerintah meningkatkan anggaran yang memadai untuk riset. Teknologi harus digali ditemukan. Inovasi harus dilakukan tiada henti. Perubahan dan tantangan zaman harus dihadapi dengan kreativitas.

Anak muda Sumatera Barat harusnya memanfaatkan waktu untuk hal-hal yang positif. Teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang menyangkut kebaikan dan membuka peluang. Jangan cuma jadikan internet maupun teknologi untuk hiburan atau permainan. Jadikan kemajuan teknologi untuk penelitian dan edukasi.

Kita ingin pemerintah kabupaten dan kota menyediakan anggaran untuk riset. Jangan mengandalkan pemerintah pusat semata. Pemerintah daerah harus berbuat sesuatu agar muncul pula unicorn lokal. Kemauan politik itu penting. Sebab, tugas pemerintah bukan cuma menjalankan roda pemerintahan maupun pelayanan publik, tapi juga harus mampu mendorong terciptanya kreativitas dan inovasi masyarakat, terutama kalangan generasi muda.

Kita ingin ada unicorn lokal yang memudahkan petani, mahasiswa, pelajar dan sebagainya. Kemajuan teknologi merupakan sebuah keniscayaan. Masih banyak peluang dan celah untuk melahirkan start-up baru.

Cobalah buat unicorn tentang rendang. Dengan start up itu, orang dengan mudah memesan rending dan memuat pula informasi tentang rendang secara terperinci. Lengkapi pula dengan tempat dan nama produsen rendang di Sumatera Barat, baik yang berskala besar maupun kecil.

Dengan start-up semacam itu, dengan sendirinya pengusaha memiliki jaringan yang lebih luas untuk pemasaran produk. Rendang merupakan produk unggulan dari Tanah Minang dan sudah mendunia. Kelezatannya diakui internasional. Bila nama dan rasa sudah diakui, lalu dibarengi dengan merketing yang lebih canggih, maka rendang akan semakin luas pemasarannya.

Itu baru satu contoh Tentunya banyak start up lain yang bisa dibuat. Persoalan terletak pafa kejelian dan kemauan untuk mengutak-atik teknologi. Bukaklapak muncul berawal dari keprihatinan Ahmad Zaky yang melihat pelaku UMKM di kampungnya kesulitan dalam memasarkan produk.

Generasi muda Sumatera Barat hendaknya juga jeli dengan tiap peluang. Kemajuan teknologi bukan sesuatu yang menakutkan, tapi justru memberi harapan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Dengan unicorn, usaha kecil bisa go internasional.

Bila kita amati sejarah kelahiran Go-Jek, ternyata berawal dari keprihatinan terhadap sulitnya masyarakat mendapatkan akses transportasi yang lancar di tengah macetnya Jakarta. Di awal operasional, banyak tantangan yang dihadapi. Driver di lapangan yang banyak ancaman, hingga teknologi dianggap mustahil.

Sekarang, Go-Jek berkembang pesat. Masyarakat Sumbar juga turut menikmati kemajuan teknologi digital itu. Jutaan orang terbantu dengan kehadiran start up . Para mahasiswa tak lagi minta kiriman uang dari kampung karena sudah menghasilkan uang sendiri dengan menjadi driver ojek online.

Sejarah yang sama akan terlihat dari kehadiran Bukalapak, Traveloka dan lainnya. Intinya, ide besar lahir dari pengamatan situasi di sekitar si pembuat aplikasi. Kita ingin anak-anak muda Sumbar untuk bisa berbuat sesuatu yang berawal dari situasi di sekitar, entah itu kampung halaman, kawasan kos dan sebagainya.

Intinya, ada sesuatu yang bisa diperbuat yang berawal dari hal kecil. Ayo anak muda, rebut setiap peluang dan kesempatan. Jadilah pemenang, bukan pecundang. Manfaatkan tiap peluang sekarang juga. Jadilah generasi milenial yang bekerja keras dan mengubah tantangan menjadi peluang.

Saatnya pula pemerintah daerah membuat kompetisi start up. Ini menjadi semacam stimulan bagi generasi mudah untuk berbuat sesuatu. Kita mulai dengan hal-hal kecil untuk menghasilkan sesuatu yang besar. Kita yakin, sudah banyak anak muda yang melakukan riset, namun mereka belum punya panggung untuk menunjukkan diri. Tugas kita untuk memberikan panggung itu. Kreativitas anak muda baru akan terlihat ketika ada kompetisi. (*)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top