Padang, Prokabar – Gempa bumi tali bertali melanda Tanah Air. Setelah Palu dan Talaud, kini mengarah ke Bengkulu dan Sumatera Barat.
Khusus untuk Sumbar, Tanah Minangkabau ini punya sejarah kelam soal bencana gempa.
2009 lalu, sejumlah wilayah bagai kerupuk terinjak. Remuk. Mayat mayat bergelimpangan. Pekik tangis dan lulungan ketakutan pecah saat itu.
Kini, seketika gempa datang lagi, warga diminta waspada dan tidak takluk oleh hoax atau prediksi.
Sebelumnya, masyarakat Kota Padang, Sumatera Barat dibuat panik, dengan guncangan gempa yang terjadi Minggu (30/12) sekira pukul 15.39 WIB.
Gempa yang dalam pers rilis BMKG ini disebut tidak berpotensi tsunami, terjadi tidak terlalu lama. “Gampo, gampo,” kata warga di jalan Veteran, Padang.
Gempa ini, terletak di lintang 2.77 LS dengan bujur 102.25 BT dan berada di kedalaman
192 Km.
Lokasi gempa, di Southern Sumatra, yang berpusat di
42 km Timur Laut Lebong, Bengkulu, atau di 62 km Barat Laut Musirawas Utara, Sumsel, 62 km Timur Laut Bengkulu Utara. (vbm)
















