Gempa Lombok M=5,8 Picu Kerusakan dan Longsoran

Penulis -

Minggu, 17 Maret 2019 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok, Prokabar – Gempa tektonik yang mengguncang Pulau Lombok dengan magnitudo M=5,4 dan M=5,1 yang terjadi pada hari Minggu 17 Maret 2019, siang hari pukul 14.07.26 WIB dan 14.09.19 WIB telah memicu terjadinya kerusakan dan dampak ikutan bencana (collateral hazard) berupa longsoran lereng.

Hal itu dikatakan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, Minggu (17/3) di Jakarta.

Hasil analisis peta tingkatan guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa di wilayah Lombok Timur khususnya di Sembalun dan sekitarnya mencapai skala intensitas V-VI MMI, Lombok Utara IV MMI, Lombok Barat, Lombok Tengah, Mataram, Sumbawa dan Karangasem III-IV MMI, Denpasar dan Kuta III MMI.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Jika mencermati peta tingkat guncangan gempa, khusus di wilayah Lombok Timur tampak sebagian besar wilayahnya diguncang gempa hingga mencapai skala intensitas V-VI MMI. Sehingga wajar jika peristiwa gempa ini dilaporkan menimbulkan kerusakan banyak bangunan rumah. Hingga saai ini masih dalam proses pendataan dan penghitungan jumlah kerusakan bangunan rumah akibat gempa oleh BPBD.

Selain menimbulkan kerusakan bangunan rumah, gempa juga memicu terjadinya dampak ikutan bencana (collateral hazard) berupa longsoran. Longsoran akibat guncangan gempa ini terjadi di Kawasan Wisata Air Terjun Tiu Kelep Kabupaten Lombok Utara yang berjarak sekitar 24 km arah barat laut dari episenter. Dilaporkan beberapa orang mengalami luka-luka tertimpa material longsoran di kawasan wisata ini.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Terjadinya peristiwa longsoran pasca terjadinya gempa kuat memang lazim terjadi di daerah perbukitan, karena pada saat terjadi gempa di kawasan perbukitan terjadi peningkatan percepatan getaran tanah akibat efek topografi. Jika kondisi lereng tidak stabil maka peristiwa longsor dapat terjadi.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Ketidakstabilan lereng di Kawasan Wisata Air Terjun Tiu Kelep sangat mungkin terjadi, karena di wilayah ini merupakan kawasan yang sering mengalami guncangan gempa selama periode Gempa Lombok Juli-Agustus 2019 dimana terjadi gempa kuat sebanyak 5 kali dengan kekuatan M=6.4, M=7.0, M=5,8, M=6,2, dan M=6.9. Gempa Lombok tahun 2018 lalu terjadi gempa susulan sebanyak 2.456 kali.

Hingga pukul 21.00 WIB malam ini, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi sebanyak 25 kali aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M-5,1 dan magnitudo terkecil M=1,9.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB