Peristiwa

Gempa Bumi Padang Pariaman Akibat Aktifitas Sesar Sumatera

Agam, Prokabar – Gempa bumi kembali dirasakan masyarakat Sumatra Barat, terutama di Padang Pariaman, Agam, Padang Panjang, Padang dan Tanah Datar. Menurut Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang, Irwan Slamet, kejadian pada Rabu dini hari, (20/3) pukul 01.17 WIB tersebut berkekuatan M=4.2.

“Pusat gempabumi ini berada di darat pada koordinat 0.46 Lintang Selatan dan 100.23 Bujur Timur, sekitar 10 KM Timur Laut Padang Pariaman-SUMBAR, pada kedalaman hiposenter 10 kilometer,” ungkapnya.

Berdasarkan laporan dari masyarakan lanjutnya, goncangan tersebut dirasakan Dirasakan di Padang Panjang, Sicincin, Pariaman IV MMI, Kab. Agam, Kab. Tanah Datar II – III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar Sumatera. Hingga saat ini hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” himbaunya.

Abrar, salah seorang warga Lubuk Basung Agam menambahkan kejadian sangat dirasakannya. Kejadian cukup singkat tersebut cukup mengejutkan dirinya, dan warga sekitar rumahnya. “Ya, gempa sangat terasa sekali. Meski sebentar, hal ini cukup mengejutkan kita,” tuturnya.

Meski demikian lanjut Abrar, kita tetap harus waspada. Bencana datang tidak akan pernah kita ketahui secara pasti. Kapankan terjadinya dan bisa terjadi dimana saja. “Semoga kita senang tiasa tawakal dan ikhtiar, serta selalu dalam lindungan Maha Kuasa,” pungkas Abrar. (rud)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top