Gempa 6,6 SR Dirasakan Kuat di Bengkulu Utara, Masyarakat Berhamburan Keluar Rumah

Penulis -

Minggu, 13 Agustus 2017 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG melaporkan telah terjadi gempa dengan kekuatan 6,6 SR dengan pusat gempa di laut pada kedalaman 10 kilometer berada pada 71 kilometer Barat Daya Bengkulu Utara pada Minggu (13/8/2017) pukul 10.08 Wib.  Gempa tidak berpotensi tsunami.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB segera melakukan analisis dan konfirmasi dampak gempa melalui komunikasi langsung dengan BPBD. Beradasarkan laporan sementara bahwa:

1. Di Bengkulu Utara, gempa dirasakan cukup kuat selama 10 detik. Warga setempat panik dan berhamburan keluar rumah. Bangunan rumah dirasakan bergetar dan perabotan rumah berjatuhan. Masyarakat mencari tempat-tempat yang aman dan tinggi. Belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat gempa.

2. Di Muko-Muko Bengkulu, gempa dirasakan kuat selama 5-10 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah. BPBD Muko-Muko belum dapat meneruskan informasi kepada masyarakat karena listrik padam saat gempa. Belum ada laporan dampak gempa.

3. Di Kepahiang Bengkulu, gempa dirasakan kuat selama 10 detik. Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah. Kursi, meja, lemari dan perabotan rumah bergetar. Belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan.

4. Di Lubuk Linggau, Kerinci,  dan Bengkulu Selatan gempa dirasakan cukup kuat hingga kuat selama 5-10 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Belum ada laporan dampak gempa.

5. Di pesisir Kota Padang, gempa dirasakan cukup kuat. Gempa dirasakan mengayun. Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah. BPBD masih melakukan pemantauan di lapangan. Gempa juga dirasakan hingga Muaralabuh dan Kerinci (perbatasan antara Sumatera Barat dan Jambi).

6. Di Tua Pejat, Kepulauan Mentawai, gempa dirasakan cukup kuat. Masyarakat ke luar rumah dan berkumpul di tempat yang aman. Kondisi permukaan laut tetap normal. BPBD menyampaikan kepada masyarakat tidak ada potensi tsunami.

7. Gempa dirasakan di beberapa daerah di Sumatera Selatan.

Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan, intensitas gempa dirasakan ringan hingga sedang. Intensitas gempa dirasakan daerah di Provinsi Bengkulu dirasakan IV-V MMI atau ringan hingga sedang, yaitu di Bengkulu V MMI, Kepahiang V MMI, Bengkulu Utara V MMI, Lubuk Linggau IV MMI, Kerinci IV MMI, Bengkulu Selatan IV MMI, Liwa IV MMI. Daerah-daerah di pesisir di Bengkulu Utara merasakan guncangan gempa yang lebih keras karena berdekatan dengan pusat gempa.

Sedangkan intensitas gempa dirasakan di Sumatera Barat dirasakan lemah yaitu Padang II-III MMI, Padang Panjang I-II MMI, Bunkittinggi I-II MMI, Pariaman II-III MMI, Tua Pejat Mentawai II-III MMI, Pesisir Selatan II-III MMI, Payakumbuh I-II MMI, dan Solok I-II MMI.

Analisis sementara berdasarkan peta intensitas guncangan dirasakan dan laporan dari BPBD diperkirakan gempa tidak menyebabkan dampak yang merusak massif. Umumnya bangunan akan mengalami kerusakan parah dan menimbulkan korban jiwa apabila intensitas gempa dirasakan di atas VI-VII MMI. BPBD saat ini masih melakukan pemantauan di daerah masing-masing. Laporan dampak gempa akan disampaikan kepada BNPB secepatnya. Pusdalops BNPB masih terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan BPBD.

Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang. Tidak terpancing pada isu-isu yang menyesatkan. Sistem informasi kegempaan dan tsunami di BMKG dan BNPB dapat mendeteksi kejadian gempa 5 menit setelah gempa dan memberikan analisis dampak gempa.

Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB