Gelombang Tinggi Picu Abrasi di Pesisir Selatan

Penulis -

Kamis, 22 Agustus 2019 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Abrasi pantai kembali terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar. Kali ini, ombak mengikis pantai Amping Parak di Kecamatan Sutera sepanjang 2 Kilometer.

Abdul Muis (77) warga setempat mengatakan, abrasi tak hanya berdampak pada pemukiman penduduk. Akan tetapi juga menumbangkan puluhan pohon kelapa milik masyarakat setempat.

“Ya, sejak dua pekan terakhir, gelombang laut sangat tinggi di sini, “ujarnya.

Secara perlahan, namun pasti abrasi terus mengancam keselamatan warga. Betapa tidak, jarak bibir pantai dengan rumah penduduk saat ini hanya terpaut sekitar 6 Meter saja.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Karena itu, butuh perhatian serius dari pemerintah daerah. Jika tidak ada antisipasi dini, ia khawatir abrasi dapat mengancam keselamatan yang tinggal di sekitar bibir pantai.

“Jadi, sebelum apa yang dikhawatirkan itu benar-benar terjadi, harus ada upaya awal dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Doni Gusrizal,
menyampaikan segera telah menurunkan tim ke lokasi kehadian.

Meski bukan kewenangan pemerintah daerah, namun upaya antisipasi dini perlu dilakukan. Selanjutnya, akan mengoordinasikan pada Balai Besar Wilayah V Sumatera Barat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Jadi, antisipasi awalnya dengan tumpukkan karung berisi pasir, sehingga bisa dampaknya diminimalisir. Kami sudah sampaikan pada Balai,” terangnya.

Sedangkan untuk jangka panjang, pemerintah daerah bakal membangun pengaman pantai permanen. Pembangunan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Saat ini, Dinas PSDA tengah menunggu proposal usulan dan dokumentasi dari pemerintahan nagari (Desa Adat) sebagai lampiran usulan pada Kementerian PUPR terkait abrasi pantai itu.

Selain itu, bakal berkoordinasi dengan Dinas Pemukiman Tata Ruang dan Pertanahan (Perkimtan) Pessel untuk relokasi rumah nelayan yang memang rentan terdampak abrasi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kami mengimbau agar warga setempat tetap waspada. Jika memang tidak memingkinkan, sebaiknya mengungsi dulu,” sebutnya.

Dalam rentang waktu satu bulan terakhir, abrasi pantai tak hanya terjadi di Kecamatan Sutera saja, tapi juga di Lakitan Kecamatan Lengayang dan Api-Api Kecamatan Bayang.

“Untuk yang di Api-Api, itu sudah ada penanganan dari Balai Besar Sungai Wilayah V Sumbar, “tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB