Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Alam, Ini Harapan Pemkab Agam

Penulis -

Selasa, 15 Oktober 2019 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Agam terus menggenjot peningkatan kualitas penggiat dan pemandu wisata pemula. Hal tersebut dalam moment Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam mendapat Dana Alokasi Kementerian Pariwisata Non Fisik.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan mengundang dan memberikan pelatihan sekaligus menyatukan para penggiat dan pemandu wisata yang ada di Kabupaten Agam.

“Kegiatan ini bertujuan menciptakan pemandu wisata berkualitas, berkompetisi dan berkompeten. Memiliki keterampilan khusus tentang wisata dan memberikan pelayanan sesuai kebutuhan wisatawan,” ungkap Agusnadi kepada Prokabar.com saat melaksanakan Pelatihan Pemandu Wisata Alam Se-Kabupaten Agam di Hotel Pusako Bukittinggi, Selasa (15/10).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Peserta lanjutnya, berjumlah 40 orang beberapa katagori pemandu alam sesuai potensi daerah yang dimiliki. “Terdapat beberapa katagori pelatihan pemandu wisata alam. Seperti Arung Jeram, Tracking, Ekowisata, Geowisata, Susur Goa atau Caving dan Paralayang,” terangnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Untuk tracking diwakili dari penggiat wisata asal Kecamatan Malalak, Nagari Sungai Batang dan Komunitas Pemuda Generasi Hamka atau KPGH Tanjung Raya. Wisata Paralayang terdiri dari penggiat wisata Sejuta Jenjang, Wisata Lawang Park dan Puncak Lawang. Wisata Geowisata diwakili Nagari Tarusan Kamang, Bunga Raflesia Pasia Laweh Palupuah dan Ngarai Sianok. Arung Jeram diwakili nagari Koto Tuo dengan objek wisata Ngalau. Sementara untuk wisata Ekowisata diwakili objek wisata Lasi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Pemateri berasal dari Kepala BKSDA Provinsi Sumatra Barat, Kepala Dinas Pariwisata Sumatra Barat, Sekda Kabupaten Agam dan Tenaga Medis Profesional.

“Pelatihan ini kita harapkan mampu mendorong industri pariwisata berbasis lingkungan dan kemasyarakatan. Serta menyatukan pemandu wisata yang ada di Kabupaten Agam, ” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB